penang city hall
travel date: 28 febuari - 03 maret 2019


yakin malaysia lagi? beberapa orang bertanya demikian karena tahu kebiasaanku ke negara ini hanya untuk mencari stamp passport yang masih belum ada isinya. betul sekali, 2x ke malaysia dua-duanya untuk stamp passport yang masih kosong. biar nanti kalau buat visa ga kelihatan bolong banget.

kunjungan kali ini berbeda dengan 2 trip sebelumnya. selain karena bukan mengunjungi kuala lumpur melainkan penang, juga bukan mengincar stamp untuk passport yang masih kosong -walau ada yang ikut dengan alasan ini-. perjalanan ke penang kali ini lebih dikarenakan adanya tiket murah yang terjangkau dengan voucher hadiah kuis. sebenarnya masih memungkinkan untuk membeli tiket ke bangkok, tapi daripada dibilang ke thailand mulu ya...

yang wajib dipersiapkan sebelum kau ke penang adalah uang receh. karena angkutan umum di sini tidak menyediakan uang kembalian. bayar dengan uang pas atau ikhlaskan kembalian jika kau membayar dengan pecahan yang lebih besar.

penang itu pulau yang kecil, jadi tidak banyak yang bisa dilakukan. so... nyeberang dikit ga apa ya.

day 1 (penang)
- arrive at penang
- jaya grocery
- new lane culinary

day 2 (ipoh)
- jump to ipoh
- nam thean tong temple
- ling sen tong temple

day 3 (ipoh-penang)
- ipoh old city
- jump to penang
- george town
- kimberley street food night market

day 4 (penang)
- batu ferringhi beach
- george town
- jetty food court
- clan jetty
- back to jakarta
-***-
kuliner sudirman street
jalan-jalan, malam, makan. itu adalah aktivitas saat melakukan pelarian singkat ke bandung tanpa tujuan. siapa sangka, setelah kuliner cibadak yang memanjakan perut ternyata ada kuliner lain di jalan sudirman.
sudirman street culinary
terletak di daerah pecinan bandung, menu yang ditawarkan sudriman street culinary juga variasi antara halal dan non halal. perbedaan kuliner sudirman street dengan kuliner cibadak adalah cara menikmati makanannya. selain setiap kedai menyediakan kursi di masing-masing gerainya, di sini juga ada area luas semacam food court yang dapat memampung cukup orang jika dalam rombongan memesan dari kedai yang berbeda. selain itu kuliner sudirman street juga dikonsep manis dengan lukisan-lukisan dinding yang yang mengingatkan kau tentang kampung china atau mungkin bandung tempoe doeloe.
aneka pilihan kedai sudirman street
kuliner halal sudirman street
sudirman street menjadi pilihan yang cocok jika kau datang bergerombol. akan lebih mudah mencari tempat makan di sini dibanding dengan kuliner cibadak yang lebih memanfaatkan trotoar sebagai tempat makan. jangan khawatir tentang pilihan makanan, di sini ada se-abrek pilihan makanan enak. jika masih tetap tidak menemukan pilihan, kau bisa take away makanan dari kuliner cibadak dan memakannya di sini.
ini beberapa kedai yang bisa dinikmati, mau tambah lagi? -***-
big buddha phuket
rencana pembanguan lengkap big buddha
tak lengkap rasanya ke phuket tanpa mengunjungi big buddha. walaupun lagi-lagi ini adalah kunjungan ke wat atau kuil buddha, tapi selalu saja ada yang berbeda. big buddha salah satunya, apa yang berbeda dengan kuil-kuil lain di thailand? tentu saja karena big buddha merupakan salah satu landmark phuket.
kalo bisa jangan sewa montor matic kecuali kondisinya benar-benar ok
view point jalur ke big buddha
cara paling gampang mencapai tempat ini adalah dengan menggunakan kendaraan pribadi. kami menyewa scoopy kali ini. pastikan kendaran yang kau gunakan dalam kondisi prima karena tanjakan di sini curam dan panjang. aku bahkan harus menahan nafas memastikan scoopy kami mampu naik ke atas. tapi jangan khawatir, ada bonus menarik saat kau turun dari beberapa view point yang menyajikan pemandangan pantai di bagian bawah.  
bagian depan big buddha
bagian belakang big buddha
sesuai namanya, di sini terdapat patung buddha bewarna putih setinggi 45 m dan diameter 25.45 m yang diletakkan di puncak bukit nakkerd. ukuran dan posisinya membantumu untuk dapat melihat patung ini dari puket maupun pantai karon.
view 360 derajat -sorry kamera ga mampu-
view point se-ajib ini sayang dinikmati cepat-cepat
puncak big buddha memiliki pemandangan 360 derajat ke arah phuket, kata, karon sampai chalong. hampir sama dengan pemandangan dari tiger cave yang kami kunjungin sebelumnya, hanya saja yang disajikan di sini tidak hanya pemandangan daratan tetapi juga pantai dan lautan.
doa & donasi
tempat sembahyang di lapisan terbawah
ruang sembahyang di bagian dalam big buddha
big budhha dibangun dari donasi penderma sehingga sampai saat kami datang pun kondisinya belum jadi sepenuhnya, masih dalam proses pembangunan. terutama bagian dalam dan tempat-tempat doa di bawahnya. big buddha sendiri dibangun dari balok-balok marmer burma. kau dapat memesan balok marmer dengan tulisan namamu jika kau ingin namamu abadi di dalam patung buddha dan selalu didoakan orang. tentu saja setelah memberika sejumlah donasi untuk balok marmer tersebut.
buddha's footprint
buddha's seatprint
phraphutthamingmongkhol-akenagakhiri buddha yang bearti happiness on top of nagakerd mountain merupakan nama asli big buddha phuket. di sekitar tempat ini terdapat taman yang dapat digunakan pengunjung untuk bermeditasi atau santai sejenak. pada taman-taman ini juga tersisa jejak-jejak sang buddha. aku tidak tahu dari mana jejak-jejak ini ada karena letaknya agak tidak proporsional. tapi ini memang untuk dinikmati saja, bukan untuk dipertanyakan.
patung doa di sepanjang tangga
pohon dengan banyak lonceng 
patung dewi di sepanjang tangga
semilir di ketinggian dengan pemandangan lautan dan gemerincing lonceng kuning yang hampir ada di seluruh kawasan tempat ini memang cocok untuk menenangkan diri. hanya waktu saja yang tidak bersahabat yang membuat kami harus melangkahkan kaki keluar dari sini.
-***-
previous:
next:
ada yang pernah mencoba menu di jejamuran? sepertinya ini menjadi salah satu agenda kuliner wajib setiap ke jogja selain gudeg. pertama kali makan di tempat ini saat kedainya hanya bagian tengah, sedangkan bagian samping digunakan sebagai tempat budidaya jamur. tapi kalian pasti tahu sebesar apa resto ini sekarang.

berlokasi di jalan pendowoharjo-sleman, jejamuran berada cukup jauh dari jalan utama. dengan akses jalan yang tidak terlalu lebar cukup menyulitkan untuk bus pariwisata tetapi masih dapat dilalui mobil. resto ini sekarang bahkan menyewa lahan khusus yang dibuka sebagai parkiran pengunjung di seberang jalan. 
berbagai olahan jamur
hindari akhir pekan atau justru musim liburan karena dipastikan walau sekarang jejamuran jauh lebih luas, tetap saja tidak sebanding dengan pengunjung yang datang, ngantri. jangan berharap juga mendapatkan privacy jika kau mengadakan pertemuan karena tempatnya sangat terbuka dan kemungkinan table sharing. untung jumlah pelayan dan kelincahan mereka sebanding dengan kapasitas ruangan sehingga kami tidak menunggu lama sampai pesanan kami datang.

sesuai namanya, jejamuran menyediakan menu berbagai olahan jamur. kali ini aku memesan menu andalan jejamuran, sate jamur. dengan tambahan pepes shintake sebagai pendamping. sedangkan rista memesan jamur bakar pedas. untuk minumannya aku mencoba wedang tape, berharap yang datang adalah tape singkong lengkap dengan gula jawa. sementara yang kudapatkan adalah segelas tape ketan biasa. sedikit kecewa karena menu di sini kurang ada penjelasan.
wedang tape di luar harapan
kembali ke urusan makanan, sate jamur rasanya mirip sate ayam. hanya saja teksturnya tidak seliat daging ayam, yang ini lebih kenyal dan lebih berair. sedangkan pepes jamurnya standard. jika harus memilih aku justru lebih suka jamur bakar pedas karena jamur yang digunakan di sini tidak terlalu berair dan lebih kenyal.

selain menjual makanan, jejamuran juga menawarkan berbagai olahan jamur dalam kemasan yang dapat digunakan sebagai oleh-oleh. salah satu sudut resto juga digunakan sebagai display berbagai macam jamur yang digunakan dalam menu jejamuran. bahkan ada jenis jamur yang bentuk atau namanya baru pertama kali kudengar.
tau asalnya darimana?
satu catatan, karena ini dimasak oleh orang jogja pastilah hampir semua menu menyesuaikan lidah orang jogja, manis. tapi untungluah kami memang memesan makanan yang kami tahu akan dominan manis. untuk menu-menu yang dominan asin atau asam semacam tumis atau tom yum apakah akan terasa manis juga? aku belum sempat mencobanya. anyway... semua enak selama kau makan dengan perut lapar. sugeng dahar -***-
ada yang tahu ini dimana?
kalau yang ini?
ya orang-orang memang lebih mengenal arashiyama dari bamboo forest-nya. bahkan tak jarang tempat-tempat di indonesia mulai membuat tiruannya. namun, arashiyama bagiku lebih dari itu. salah satu district di kyoto ini memiliki pesonanya sendiri yang membuatku ingin kesana dan ke sana lagi.
bamboo forest path
bamboo tree
deretan pohon bambu yang disusun rapi sepanjang jalur ini ternyata bukan sepenuhnya hutan. bambu-bambu ini terkosentrasi di sepanjang jalur. sedangkan bagian tengah sepertinya bukan melulu ditanami bambu. mungkin awalnya memang tampak biasa, tetapi semakin kedalam akan semakin banyak pohon bambu yang memberikan siluet hijau yang cantik. seperti ini.
rainy day at bamboo forest
tidak seperti tempat-tempat lain di jepang yang serba cepat, kehidupan di arashiyama sepertinya bergerak dengan ritme yang lebih lambat. santai. orang-orang di sini berjalan tidak tergesa-gesa. kendaraan umum maupun kendaraan pribadi pun jarang ditemui. sesekali sepeda lewat atau justru jinrikisha si becak jepang.
nonomiya temple
kehidupan yang menenangkan
hujan seharian di arashiyama
khas dengan budaya kyoto, di arashiyama juga banyak ditemui bangunan-bangunan tradisional. dengan tata kota yang rapi semuanya jadi terasa menyejukkan. apalagi aku datang dikala hujan yang makin menambah aroma melankolis district ini. 
deretan toko souvenir dekat stasiun 
buat kau yang ingin berburu barang jepang, ada baiknya berburu di sini. karena selain barangnya asli made in japan bukan made in china, harganya juga lebih murah dibanding district yang lain. sayang, aku hanya punya waktu setengah hari sebelum kereta terakhir berangkat karena tadi sempat tertinggal kereta dari kyoto ke arashiyama. next, kita jadwalkan lagi kunjungan ke jepang, kali itu harus lebih lama di arashiyama-nya. kau setuju?
-***-
previous:
next:
matahari mulai terbenam saat aku melangkahkan kaki ke cibadak. satu-satunya itinerary paling jelas dari keisengan escape to bandung. satu gimmick manis saat di cibadak culinary night ternyata baru berlangsung promo cash back 30% dengan gopay. setelah sebelumnya puas mencoba go-food festival di jakarta dengan promo cash back gopay juga, mari sekarang mengunyah tanpa riweuh.

1. samcan goreng epenk (non halal)
samcan goreng epenk
tampilan samcan goreng di kaca gerobak langsung menarik perhatianku saat pertama kali masuk ke cibadak culinary night. tanpa pikir panjang aku langsung melangkah untuk memesan salah satu menu yang ada. nasi samcan goreng di sini dijual dengan harga rata-rata 40 ribuan. aku memesan nasi campur samcan goreng matah seharga 45 rb dan cukup membayar 31.5 rb karena cash back gopay.
nasi campur samcan goreng sambal matah (45 rb)
saat disajikan sepertinya porsinya tidak terlalu banyak, tapi ternyata begitu memakannya kau akan kenyang karena isinya ternyata cukup banyak. samcan gorengnya renyah dan cocok dengan sampal matah. sedangkan babi manisnya lebih cocok dengan sambal merah asam manis. untuk bakso gorengnya sebenarnya tidak terlalu istimewa tapi bersama telur rebus makin menguatkan kesan kenyang dari seporsi nasi campur samcan goreng matah.

2. pisang keju papaday (halal)
pisang keju papaday
pisang -sangat kaya- keju
siapa yang tidak tertarik dengan pisang goreng besar yang mengkilat diterpa lampu gerobak. kami pun mencoba memesan 1 menu pisang goreng keju 19 rb (13.3 rb dengan cash back gopay) yang topping-nya sangat kaya keju. melimpah ruah. manis rasa pisang membungkus lembut keju parut yang ada di dalamnya. ditambah sedikit meses cokelat dan susu kental manis, kudapan ini cocok sebagai penutup makan malam.

3. bola obi gardujati (halal)
bola obi gardujati
dari dulu penasaran dengan bola ubi yang dalamnya kopong, akhirnya kesampaian nyobain di sini. o iya, ini bola obi ya bukan bola ubi. jadi jangan berharap ini adalah full ubi goreng. bola obi ini adalah tepung kanji campur ubi yang digoreng. campuran tepung kanji ini membuat tekstur kenyal bola obi, suka.
bola obi
di sini ditawarkan 2 menu yaitu bola obi dan klepon. masing-masing dijual 15 rb per 10 butir (10,5 rb dengan cash back gopay). cukup puas jika kau makan sendiri setelah makan malam sebelumnya.

sebenarnya masih banyak makanan lain yang ditawarkan para pedagang kaki lima yang tergabung dalam forum cibadak culunary night baik yang halal maupun non halal. jika kau ragu-ragu dengan makanannya bertanyalah ke penjualnya atau perhatikan baik-baik label yang ada. rata-rata penjual di sini cukup care dengan memasang label halal/non halal pada dagangan mereka.
cibadak culinary night
satu yang disayangkan belum sempat mencoba nasi campur 88 yang melegenda. selain karena antrian yang cukup panjang, aku juga telah mencoba nasi campur sebelumnya sehingga tak sanggup lagi memakannya. sebagai informasi seporsi nasi campur 88 dijual dengan harga 55 rb. mungkin ini tanda aku harus kembali ke cibadak culinary night karena promo gopay masih berlangsung sampai 31 desember 2018. -***-
NewerStories OlderStories Home