free sightseeing cruise ship
cruise?!? emang ga mahal? ga donk kalau pakai osaka one day pass. kartu yang dapat kau beli di kansai airport seharga ¥ 700 dapat menjadi kartu sakti menikmati osaka dengan harga ekonomis. banyak paket wisata dan moda transportasi gratis dengan memanfaatkan kartu ini. selain itu kau bisa mendapatkan diskon khusus di beberapa tempat dengan menukarkan voucher pada brosur yang diberikan bersama dengan pembelian kartu.
tempozan harbor village, bersih dan ga bau amis
suasana di tempozan harbor village
osaka aquarium, akses masuk ke dermaga cruise ada di samping bangunan ini
salah satu yang bisa dikunjungi gratis dengan osaka one day pass adalah tempozan harbor village. walaupun kartu ini tidak bisa memberikan akses gratis untuk memasuki osaka aquarium tapi kartu ini dapat dimanfaatkan untuk mencoba petualangan di tempozan giant ferris wheel dan sightseeing cruise ship. karena aku ketinggalan sightseeing cruise ship sebelumnya dan harus menunggu 1 jam untuk kapal berikutnya, kuputuskan untuk mencoba tempozan giant ferris wheel terlebih dulu.
tempozan giant ferris wheel, bandingkan saja dengan ukuran mobilnya
pemandangan minato ohashi dari dalam tempozan giant ferris wheel
pemandangan tempozan harbor village dari dalam ferris wheel
pengalaman menaiki tempozan giant ferris wheel dapat dibilang biasa aja. tidak ada yang istimewa selain ketinggian dan bianglala dengan kaca transparan yang menampilkan pemandangan 360 derajat. pemandangan ini adalah pemandangan yang sama dengan sightseeing cruise ship, hanya saja dillihat dari ketinggian. karena ukurannya yang besar, maka setiap pengunjung hanya diberikan kesempatan sekali putaran untuk 1 tiket. itu saja sudah memakan waktu sekitar 30 menit dengan kecepatan putar standard karena kotak bianglala yang banyak.
osaka bay
deretan kargo di osaka bay
kegiatan bongkar muat di dekat icon jejaring market jepang
kembali ke santa maria harbor akhirnya aku mendapatkan kesempatan mencoba menaiki cruise. bukan pengalaman yang luar biasa karena kami hanya dibawa selama 45 menit pergi pulang kawasan osaka bay. pemandangan yang ditawarkan adalah pemandangan yang sebelumnya sudah aku saksikan dari atas tempozan giant ferris wheel. selain jembatan, kargo dan kegiatan bongkar muat tidak ada pemandangan lainnya. pemandangan khas pelabuhan yang bisa kau lihat di tanjung priok hanya dalam kondisi yang lebih rapi dan udara yang bersih.
santa maria cruise
voyages of christopher columbus
bagian dalam santa maria cruise
kapal yang aku naiki bernama santa maria. didesain berdasarkan kapal yang digunakan oleh columbus saat mengarungi benua baru. katanya kapal ini berukuran 2 kali kapal yang digunakan oleh columbus. jika kapal mungil ini saja sudah 2 kali lebih besar, bagaimana dengan ukuran kapal aslinya? dan dengan kapal mungil itu columbus berhasil mengarungi benua amerika. sebuah prestasi luar biasa menurutku.
terhempas angin sepoi-sepoi
jembatan minato ohashi dengan background tempozan giant ferris wheel
kali ini penumpang kapal tidak dibawa mengarungi dunia baru melainkan kawasan osaka bay. berangkat dari pelabuhan tempozan sampai ke bawah jembatan minato ohashi, kemudian berputar kembali ke pelabuhan osaka yang menawarkan pemandangan pelabuhan jepang di bagian barat. waktu yang tepat untuk berpetualang dengan santa maria cruise adalah menjelang senja karena perjalanan pulang ke barat menawarkan pemandangan indah untuk menyaksikan matahari terbenam. selebihnya kau hanya akan menikmati angin sepoi-sepoi saja di atas kapal karena perahu ini juga tidak terlalu besar untuk dijelajahi dengan pemandangan yang mungkin menarik awalnya, tapi bayangkan jika selama 45 menit kau menyaksikan pemandangan yang sama.
-***-
previous:
next:
kuil sam poh tong di antara bukit kapur dan bukit buatan
ipoh merupakan kota yang dikelilingi perbukitan kapur jadi tak heran jika banyak dijumpai gua kapur di kota ini. bahkan tempat ibadah pun dibangun di dalam gua kapur, salah satunya adalah kuil sam poh tong yang berada di gunung rapat. kuil sam poh tong juga dikenal dengan nama kek lok tong yang bearti gua paling bahagia.
gemercik air dan derik serangga di taman kuil
sesuai namanya kau akan merasakan kebahagiaan di sini. suasana tenang dengan derik serangga terdengar di sekeliling taman samping kuil. juga hembus angin yang mengalir dari bagian atas bukit kapur menuju dasar kuil membuat tempat ini terasa sejuk dibanding dengan daratan ipoh lain yang cenderung terik. bahkan jalanan di depan kuil terasa gersang dan panas.
akses yang gersang dan panas
bukit buatan dengan berbagai miniatur biksu dan buddha
gua yang menjadi tempat didirikannya kuil sam poh tong ditemukan oleh biksu china pada 1890 saat melakukan perjalanan melintasi ipoh. beliau menemukan gua ini sebagai tempat meditasi sampai akhirnya memutuskan untuk menjadikannya sebagai tempat tinggal dan menetap sampai akhir hayatnya. pembangunan kuil sendiri dimulai pada 1912 dengan bagian depan yang dibangun pada 1950.
kolam kuil sam poh tong bergaya jepang
kolam kuil dengan ikan dan kura-kura
begitu masuk ke halaman kuil, pengunjung disambut pemandangan cantik dari kolam bergaya jepang. di dalam kolam terdapat banyak ikan dan kura-kura sebagai simbol umur panjang. selain itu juga terdapat bebatuan yang dihias menjadi aneka bentuk, salah satunya ada yang dibilang menyerupai gunung huang shan di china. ornamen lain seperti lampion jepang, patung buddha dan kwan im dalam ukuran kecil juga dapat ditemui di sana. 
perahu kepala naga
di bagian ujung kolam terdapat bangunan serupa perahu bernuansa merah yang dihias kepala naga. tidak jelas apa fungsi bangunan ini karena aku tidak menemukan akses masuk ke sana. selain itu ada kesan tidak terawat jika dilihat secara keseluruhan. benar kolam dan taman ini cantik, tapi terkesan tidak terawat karena airnya yang hijau keruh dan beberapa rumput liar yang dibiarkan tumbuh. mungkin jika semuanya lebih terawat, akan terlihat kecantikan aslinya.
penjaga taman dengan taman yang kurang terjaga
gerbang kuil utama sam poh tong
patung gajah putih dari mana asalnya?
berjalan ke bangunan utama kau akan melihat patung gajah putih di sebelah gerbang kuil. tidak tahu apa hubungan gajah putih dengan kuil ini, apakah ada relik buddha di sini yang dibawa oleh gajah putih? masih belum menemukan informasi tentang iini. tapi tentang patung buddha sendiri kau akan banyak menemukannya di bagian dalam. dimulai dengan patung buddha tertawa yang langsung menghadap pintu masuk. memang benar, gua ini adalah gua paling bahagia. bisa jadi, buddha tertawa inilah yang menjadi tuan rumahnya.
dewa tertawa di bagian depan kuil sam poh tong
dewa utama di bagian paling dalam kuil sam poh tong
masuk ke bagian gua lebih dalam bisa dijumpai berbagai patung dewa-dewi. selain itu ada bagian khusus yang memuat beraneka jenis patung buddha. di sebelah kanan gua bagian dalam katanya ada jalan tembus ke kuil lain. kuil di dalam gua ini punya nuansa yang menarik sayangnya tidak dibuka untuk pengunjung. hanya dapat dilihat bagian depannya saja.
beraneka patung buddha di dalam kuil sam poh tong
kolumbarium 3 lantai
untuk ukuran akhir pekan, tempat ini termasuk sepi pengunjung. aku cukup siang ketika datang tapi hanya menjumpai pengunjung di sisi kiri komplek kuil yang merupakan krematorium dan kolumbarium. jika krematorium adalah untuk mengkremasi jenasah menjadi abu, maka kolumbarium adalah tempat menyimpan abu jenasah yang sudah dikremasi. kolumbarium di sini berupa bangunan 3 tingkat bewarna biru yang menyerupai apartemen. kuil, krematorium dan kolumbarium semuanya dapat diakses melalui 1 pintu masuk sam poh tong. tentu saja dengan bukit kapur yang mengelilingi semuanya.
-***-
previous:
next:
ngopi di klenteng phan ko bio
sambil menyesap secangkir kopi aku mendengar cerita ini. cerita yang dituturkan langsung oleh pak chandra tentang perbedaan yang ada dan tetap melekat di tempat ini. tempat dimana kaum minoritas dan mayoritas bisa saling menghormati satu sama lain dengan toleransi menjadi dasar tetap terjaganya tempat ini. vihara maha brahma atau lebih dikenal dengan klenteng phan ko bio.
vihara maha brahma
altar phan ko bio dengan sudut hijau
cerita ini berawal dari kejanggalan yang tertanggkap mataku. warna hijau terselip di antara warna merah dan kuning khas warna klenteng. ternyata memang ada cerita yang terselip di klenteng yang berdiri di pulo geulis ini. disebut pulo geulis karena kawasan ini adalah dataran yang berada di tengah sungai ciliwung yang seakan menyerupai sebuah pulau. luasnya sendiri sekitar 3,5 hektar dengan 2.500 orang yang menempatinya. pulau ini sudah ada ratusan tahun silam yang diaku sejak jaman padjadjaran. di sinilah bermula sejarah yang dipercayai di tempat ini sampai sekarang.
petilasan embah jayaningrat dan embah sakee
warna hijau di klenteng ini ada karena tempat sholat yang dibangun di bagian belakang klenteng. tempat sholat ini memang tergolong baru -sejak 2007- dibandingkan usia klenteng yang sudah dibangun sejak 1703. namun batu yang ada di dalam tempat sholat ini merupakan petilasan yang sudah ada dan dipercaya sejak jaman padjadjaran. petilasan embah jayaningrat dan embah sakee dipercaya merupakan penyebar agama islam yang berasal dari keluarga kerajaan padjadjaran. untuk memfasilitasi umat muslim yang ingin mengunjungi tempat ini, pihak klenteng phan ko bio membangun tempat sholat lengkap dengan sajadah dan alat doa yang lain.
petilasan embah raden mangun jaya
selain petilasan embah jayaningrat dan embah sakee yang berada di tempat sholat, di ruangan altar klenteng juga terdapat batu besar yang merupakan petilasan embah raden mangun jaya. batu besar ini konon tidak pernah bergeser dari tempatnya dan ada saat khusus bisa membesar sampai menyentuh marka yang dibangun di sekeliling batu. selain peninggalan padjadjaran yang ada di bagian dalam klenteng, pada bagian luar juga terdapat petilasan raden suryakentjana winata mangkubumi dan prabu surya kencana serta makam embah imam yang merupakan penyebar agama islam di bogor. di bagian makam ini banyak ditemukan patung maupun lukisan macan yang yang menjadi simbol padjadjaran. macan putih dipercaya sebagai jelmaan prabu siliwangi yang membawa padjadjaran ke masa kejayaan.
petilasan raden suryakentjana winata mangkubumi dan prabu surya kencana
keluar dari masa kejayayan padjadjaran, klenteng phan ko bio mengambil nama dari dewa utama yang menjadi tuan rumah yaitu dewa phan kodewa phan ko merupakan dewa alam semestapatung dewa phan ko yang ada di tempat ini asli dari awal mula klenteng berdiri dan kini menjadi artefak yang tetap tersimpan di klenteng.
altar dewa phan ko
dewa phan ko atau juga disebut pwan-ku merupakan kreator alam semesta. menetas dari telur dengan bagian ringan telur menjadi langit dan bagian yang lebih padat menjadi bumi. phan ko menempatkan dirinya di antara langit dan bumi supaya tidak menyatu kembali. setelah keduanya stabil, beliau pun tertidur dan tidak pernah bangun lagi
patung dewa phan ko
walaupun tak pernah bangun, dewa phan ko tetap memberikan banyak berkah. nafasnya menjadi awan dan angin, suaranya menjadi guntur dan halilintar, mata kirinya menjadi matahari dan mata kanannya menjadi bulan. lengan dan tungkainya menjadi mata angin, tubuhnya menjadi pegunungan, dagingnya menjadi bumi dan pepohonan serta darahnya menjadi sungai. keringatnya menjadi embun dan benalu di tubuhnya menjadi manusia berbagai ras dan suku.
patung buddha klenteng phan ko bio
patung kwan im phan ko bio
selain dewa phan ko di sini juga memuja buddha, kwan im dan dewa-dewi lain. pemujaan terhadap banyaknya dewa-dewi ini menandakan awal mula klenteng yang merupakan tempat peribadatan umat kong hu chu. namun kemudian berkembang menjadi tri dharma yang merupakan kesatuan dari kong hu chu, tao dan buddha. dan saat pemerintahan orde baru berubah nama menjadi vihara maha brahma supaya tetap dapat diakui pemerintah.
patung dewa klenteng phan ko bio
bertumbuh dengan kebersamaan
dengan ciri khas pada umumnya yang didominasi warna merah dan kuning, klenteng ini telah mengalami akuturasi dengan budaya lokal. misalnya seperti pembagian takjil pada masa puasa sampai perayaan imlek yang turut serta mengundang dan melibatkan penduduk setempat. secara pribadi, aku juga merasa nyaman dengan keramahan dan sambutan hangat yang diberikan para pengurus klenteng. dengan keramahan dan kehangatan seperti inilah, aku yakin perbedaan yang ada di pulo geulis ini akan tetap terjaga untuk terus dapat hidup berdampingan. terima kasih telah mengajarkanku menghargai perbedaan dan terus bertumbuh dengan kebersamaan dalam perbedaan yang saling menghargai ini. -***-
travel date: 08 - 19 mei 2019

setelah 2 kali ke negara impian, akhirnya rista berhasil membujukku untuk menemaninya ke korea. mumpung ada promo tiket garuda indonesia. perjalanan di luar dugaan, dengan rencana mendadak dan itin yang dibuat sesukanya. perjalanan terpanjang kami sekaligus perjalanan pertama bawa koper. ya, edisi traveling dengan koper. bukan untuk gaya-gayaan tapi karena ga mau rugi dengan free baggage 30 kg yang sayang dilewatkan. maklum kebiasaan menggunakan low cost carrier tanpa bagasi, coba kita nikmati pengalaman pertama ini.

sebelum pergi aku bahkan diwanti-wanti rista untuk tidak terlalu polos -versinya-. secara khusus aku bahkan membeli lipstick -ya lipstick yang berimbas jadi kecentilan- supaya tidak terlalu polos untuk berbaur dengan warga lokal di detinasi kami. kemana aja? sebisa mungkin 1 negara kami kelilingi karena aku ga tahu kapan lagi berniat ke negara ini. go...

day 1 (gangwon-do)
- arrive at incheon
- jump to gapyeong
- nami island
- jump to sokcho
- stay at egg house sokcho guesthouse

day 2 (sokcho)
- seoraksan
- daepohang
- teddy bear farm
- sokcho jungang market
- jump to seoul
- stay at dongdaemun well-being hostel

day 3 (seoul)
- bukchon hanok village
- gyeongbokgung palace
- gwanghwamun square
- gwangjang market
- namsan tower
- stay at dongdaemun well-being hostel

day 4 (juwangsan)
- jump to juwangsan
- juwangsan national park
- jump to gyeongju
- jungang market
- stay at doo-baki guesthouse

day 5 (gyeongju)
- bulguksa temple
- gyeongju tower
- cheomseongdae
- lunch at gyori gimbab
- gyochon traditional village
donggung palace and wolji pond 
- dinner at dosol maeul
- jump to ulsan
- stay at remnant guesthouse

day 6 (ulsan)
- daewangam park
- taehwan river garden
- jump to busan
- haeundae market
- stay at guest house 710

day 7 (busan)
- haedong yonggungsa temple
- oryukdo sky walk
- gamcheon cultural village
- jagalchi market
stay at guest house 710

day 8 (jeonju)
- jump to jeonju
- lunch at hankook-jib
- jeonju hanok village
- stay at gangneongjeon hanok stay 

day 9 (jeonju-seoul)
- jaman mural village
- omokdae & imokdae
pungnyeon bakery
- jump to seoul
- lunch at dongwon jib
- namsangol hanok village
- cheonggyecheon stream
- dongdaemun
- stay at 

day 10 (seoul)
- king cross
yeouido hangang park
- myeongdong
- namdaemun
- lottemart seoul
- stay at 

day 11
- ewha university
- haneul park
- gangnam
- banpo bridge
- stay at 

day 12
- jump to incheon
- back to jakarta
-***-
phraya nakhon cave
di thailand banyak kuil, iya. tapi apa iya mau wisata kuil yang gitu-gitu aja? apalagi untuk kau yang sudah cukup sering ke negara ini. rista yang selalu jalan bareng aku juga nyaris bosan ke kuil mulu. beruntung dalam kunjungan ketiga ini kami menemukan salah satu kuil yang termasuk dalam kuil terindah di thailand, sekaligus kuil yang paling mistis dan misteriusphraya nakhon cave.
akses masuk taman nasional khaom sam roi yot
phraya nakhon cave dapat ditempuh selama 1,5 jam dari hua hin menggunakan kendaraan pribadi. berada dalam kawasan taman nasional khaom sam roi yot, kau harus membayar biaya masuk sebesar 200 ฿. biaya ini adalah biaya masuk taman nasional, sedangkan untuk masuk ke phraya nakhon cave tidak dipungut biaya alias gratis. akses masuk ke gua berada di dekat pantai laem sala dan ada 2 jalur menuju ke sana. 
tiket masuk taman nasional khaom sam roi yot
pertama, jika kau cukup biaya gunakan perahu dari pintu masuk taman nasional menuju pantai laem sala seharga 200 ฿ pergi pulang atau 100 ฿ sekali jalan. perjalanan dengan perahu ditempuh selama 10 menit. tapi kau harus berjalan ke tengah pantai karena perahu tidak bisa merapat ke tepi baik dari pintu masuk taman nasional maupun di pantai laem sala. tidak ada dermaga di pantai ini. selain itu biasanya perahu akan berangkat jika sudah terisi penuh, jadi bersiaplah untuk menunggu jika kau masuk ke perahu yang masih sepi penumpang.
perahu yang tidak merapat di pintu masuk taman nasional
perahu yang tidak merapat di pantai laem sala
kedua, kau perlu tracking melintasi bukit untuk sampai ke pantai laem sala. jalur melintasi bukit ini dapat ditempuh dalam waktu sekitar 20 menit tergantung kecepatan dan stamina. jalur awal memang cukup landai dan mudah karena sudah ditata dengan tangga, sedangkan menuju ke ujung jalur mulai terjal. di tengah perjalanan bahkan ada bagian jalur yang rusak dan dibangun jembatan sementara dari kayu. tapi ada bonus dalam perjalanan ini yaitu pemandangan pantai yang dapat kau nikmati dari atas bukit. siapkan fisik sungguh-sungguh karena begitu sampai ke pantai laem sala kau harus tracking lagi menuju phraya nakhon cave
tracking melipir bukit
pantai laem sala
jika kau memilih jalur kedua, maka kau tidak akan terkejut dengan 430 m perjalanan menuju phraya nakhon cave. persiapkan alas kaki yang nyaman serta air dan makanan karena kau tidak akan menemukan warung makan di pantai laem sala. kumpulan warung makan ada di pintu masuk taman nasional yang akan kau temui jika pulang nanti. 
kawasan taman nasional
seakan menembus hutan
secara pribadi aku menyukai tempat ini karena termasuk salah satu wisata lengkap. kau dapat merasakan suasana gunung, pantai sekaligus hutansebelum masuk ke dalamnya perhatikan peraturan mendaki yang ditetapkan di taman nasional. tetap berada di jalur, jangan merusak habitat dan yang paling penting jangan nyampah. setelah itu siaplah dengan jalur pendakian yang pendek namun cukup terjal karena terdiri dari bebatuan. sedangkan di ujung jalan digantikan dengan jalur tanah liat yang licin jika terkena air.
430 m menuju phraya nakhon cave
pada jalur pendakian yang walaupun terjal tetap ada pos istirahat dengan sajian pemandangan gulf of thailand. jika langit cerah sepertinya kau bisa melihat langit dan lautan biru. tapi untuk hari ini mereka cukup kelabu. melanjutkan perjalanan lagi kau akan menemukan tanda masuk ke gua. mulai dari sini kau seakan dibawa menuju perut bumi dengan jalur yang menurun tajam. jalanannya cukup sempit sampai kau temukan gua pertama yang juga menjadi tempat ritual.
mulut gua
gua pertama
walaupun di dalam gua tapi cahaya masuk memenuhi ruangan dari mulut gua yang lebar. selain itu cahaya menembus ke dalam dari lubang yang ada di puncaknya. tidak ada kuil khusus di dalam gua pertama ini sampai kau masuk ke dua kedua yang dihubungkan dengan jembatan kayu dari gua pertama. kau perlu menyesuaikan mata karena jembatan kayu ini seakan menjadi blind spot yang tidak tertembus cahaya.
asal cahaya
inside phraya nakhon cave
cahaya dapat dilihat lagi di gua kedua yang menembus masuk melalui puncaknya. puncak gua ini sering disebut dengan jembatan neraka karena jika ada binatang dari atas gunung phraya nakhon yang jatuh terporosok pasti akan mati. namun pada gua dengan jembatan neraka inilah, tepat di bawahnya, berdiri bangunan keemasan serupa kuil yang menjadikan kemegahan di dalam phraya nakhon cave. bangunan kuil yang disebut kuha karuhas ini berada di puncak bukit kecil dimana cahaya matahari menerangi bagian dalam gua. jika kau datang di waktu yang tepat -pukul 11 pagi- kau akan menyaksikan pemandangan yang menakjubkan dimana sinar matahari tepat berada di lubang atas gua dan menyinari langsung kuil yang ada di tengahnya.
kuha karuhas
tanda para raja
kuha karuhas sekaligus bagian-bagian lain di dalam gua menjadi tempat pemujaan warga setempat. kuil ini awalnya dibangun sebagai tempat pemujaan oleh raja chulalongkorn (rama v) akhir abad ke 19. namun raja setelahnya seperti raja prajadhipok (rama vii) dan rada bhumibol adulyadej (rama ix) tetap mengunjungi kuil ini juga. tanda peninggalan rama v dan rama vii dapat ditemukan di sebelah kanan kuil. untuk mendatangi tempat ini saja memerlukan usaha khusus, bagaimana dengan orang-orang yang dulu membangunnya. 
altar doa di sekitar gua
berada di dalam phraya nakhon cave terasa tenang dan damai. selain kemegahan kuha karuhas yang berada di tempat yang tidak biasa, kau bisa menemukan tempat-tempat pemujaan di setiap sisinya baik yang berupa altar doa atau tumpukan batu biasa. dengan kebesaran gua dan kemegahan kuha karuhas aku juga merasa kecil di dalamnya. menyadari ketidakmampuanku saat berada di sana dibandingkan mereka yang membangun kemegahan tempat ini. tanpa mereka dan alam yang mendukung aku mungkin tidak akan mengunjungi tempat ini. bahkan tidak akan berpikir bahwa tempat seperti ini ada.
berasa menjadi penjelajah gua
kumpulan stalaktit dan stalakmit gua dengan tempat pemujaan
selain kemegahan kuha karuhas di dalam phraya nakhon cave kau dapat menemukan pemandangan lain yang disajikan dari stalaktit dan stalakmit di dalam gua. di sebelah jalan turun ke gua pertama kau bahkan bisa melihat dry waterfall yang bentuknya menyerupai serumpun stalaktit. tempat ini menjadi indah karena letaknya. kuil ini dibangun di tempat yang tidak biasa dan membutuhkan usaha luar biasa untuk mencapainya. dengan perhitungan yang pemilihan tempat yang tepat menghasilkan sebuah karya yang megah dan tidak dapat dijumpai sembarang orang, yang berusahalah yang menikmatinya. andai aku bisa cukup lama berada di sana untuk menyaksikan alam pun mendukung keberadaan kuil. sayang kami hanya sempat melihat phraya nakhon cave dengan sinar matahari pagi yang biasa. semua bagian di dalam gua mendapatkan penyinaran yang cukup jelas untuk kami jelajahi. tapi ini sudah cukup bagiku untuk tahu, bahwa memang kuil ini cantik, mistis dan misterius.
-***-
previous:
next:
OlderStories Home