kilau emerald pool di tengah hutan thailand selatan

emerald pool, krabi
'but it's in my roots, it's in my veins
 it's in my blood and i stain every heart that i use to heal the pain'

#river lea-adele

jika melihat pemandangan seperti ini, siapa yang rela berdiam diri membiarkan badan kering? apakah kau dapat menikmatinya tanpa mencoba kesegaran air kolam yang jernih ini? aku awalnya demikian ketika rista memutuskan mengunjungi emerald pool menggantikan kunjungan ke khao phanom bencha national park. tanpa persiapan baju ganti, aku pun mengikutinya ke tempat ini.

perjalanan ke emerald pool ditempuh hampir 2 jam dari krabi dengan menggunakan motor. walaupun jalanan cukup lengang, tapi perjalanan kurang menyenangkan karena cuaca panas dan debu pembangunan jalan. jika kau merasa dari bandara ke pusat kota itu jauh, maka jarak dari krabi ke emerald pool sekitar 4x jarak kota ke airport.
masuk ke kawasan emerald pool
dua pertiga perjalanan dilalui di jalan antar kota yang seakan membawaku ke perbatasan. sedangkan sisanya melalui perkebunan kelapa sawit yang tidak menjanjikan pemukiman di sekitar. kami sempat waswas dengan kondisi motor jika ternyata kehabisan bahan bakar karena kami tidak melihat pom bensin sejak dari keluar jalan utama. kekhawatian ini membuat rista tidak berani meningkatkan kecepatan dalam perjalanan pulang dengan pertimbangan konsumsi bahan bakar.

untuk masuk ke emerald pool pengunjung dikenakan tiket seharga 200 ฿. pastikan tidak ada makanan yang kau bawa masuk karena di sini terdapat larangan membawa makanan dan segala jenis sabun. sepertinya larangan tersebut adalah upaya pengelola untuk menjaga kealamian dan kebersihan kawasan ini.
akses menuju emerald pool
dari pintu utama terdapat 2 jalur menuju emerald pool. trail yang lebih panjang dengan jarak 1,4 km membentang di samping aliran sungai sampai ke emerald pool. sedangkan jalur yang lebih pendek dengan jarak 800 m berupa jalan tanah. kami sepakat memilih trail di sepanjang aliran sungai untuk menikmati pemandangan yang ada.

emerald pool termasuk dalam kawasan khao pra bang khram wildlife sanctuary. merupakan taman nasional yang dilindungi sebagai lokasi konservasi tumbuhan dan binatang liar. jika kau perhatikan pepohonan di sekitaran trail, kau akan melihat bahwa pohon-pohon ini dilabel dengan nama ilmiah mereka. ada juga beberapa pohon yang dilabel dengan nomor. aku tidak tahu apa arti penomoran yang ada di sini.
pemandangan aliran sungai di bawah emerald pool
suasana alami menemaniku melalui trail menuju emerald pool. nyanyian hutan dan kicau burung berpadu merdu dengan gemercik sungai yang ada di sekitarnya. belum lagi sela pepohonan yang memberikan bonus pemandangan ke arah air yang mengalir dengan berbagai macam medan. ada yang melalui kolam dangkal, ada yang melalui kawasan dalam yang tenang, namun ada juga riak hasil dari kontur aliran sungai yang tidak rata.

melihat kolam-kolam yang terbentuk dari aliran sungainya saja sudah seindah ini, bagaimana emerald pool nanti? tidak sabar kami pun meningkatkan kecepatan jalan. suara ramai di kejauhan menunjukkan bahwa kami sebentar lagi tiba di tujuan. dan begitu melihat kilau kolam yang jernih ini rasanya... menyesal tidak membawa baju ganti.
sumringah melihat emerald pool masih sepi
keinginan menceburkan diri kedalam kolam ini sangat tinggi. sayang sudah jauh-jauh ke sini jika tidak bermain air. aku pun memutuskan lebih rela pulang basah-basahan daripada melewatkan kesempatan berenang di dalamnya. beberapa bagian di samping kolam licin karena ditumbuhi lumut. sedangkan bagian dasar kolam berpasir yang akan menjadi keruh jika terlalu banyak gejolak di dalam air. selebihnya, air kolam ini jernih dengan suhu yang pas. mungkin karena airnya selalu mengalir sehingga terasa segarnya. bukan tipikal air kolam yang lengket atau membuat kulitmu kering. tidak perlu was-was berenang di sini, tidak berdampak apapun di tubuh kecuali rasa puas setelahnya. jika tidak mengingat waktu penyewaan motor, sepertinya kami akan berlama-lama di tempat ini.

sebenarnya incaran utama rista di lokasi ini adalah blue pool. tapi hari itu akses ke blue pool ditutup karena debit air yang berkurang sehingga kandungan sulfur meningkat. kandungan sulfur yang tinggi berbahaya jika terhirup pengunjung apalagi jika ada yang nekat berenang di dalam kolamnya. petugas ditempatkan untuk menjaga jalur ini supaya tidak ada pengunjung yang menerobos larangan.

upaya mengeringkan diri setelah basah-basahan
sangat disarankan berkunjung ke sini di pagi hari karena kolam akan ramai penggunjung menjelang siang. jika waktu kunjunganmu panjang, sebaiknya jangan berkunjung ke sini di akhir pekan karena tempat ini ramai dikunjungi wisatawan lokal. seperti layaknya orang indonesia, orang thailand selatan rupanya juga tidak terlalu siap dengan kunjungan wisatawan asing. beberapa wisatawan perempuan yang berbikini tak luput dari sorakan mereka.

itulah alasan mengapa aku lebih rela basah-basahan daripada menggunakan bikini 2 piece-ku. ternyata itu merupakan pilihan bodoh karena panasnya udara di sekitar sini tertutup pepohonan sehingga lama mengeringkan pakaian yang menempel di badan. aku harus cukup puas keliaran dengan syal yang kubawa karena itu satu-satunya kain kering yang ada. rista lebih untung kali ini karena persiapan yang lebih matang, bawa baju ganti. sementara rista pulang kering, aku pulang dalam kondisi setengah basah, berharap tidak terserang masuk angin setelahnya. 
-***-
- full itinerary of this trip
- previous:
- next:
NewerStories OlderStories Home

0 comments:

Post a Comment