gunung fuji - yagisaki park - danau kawaguchi
ada banyak tempat untuk menikmati pemandangan gunung fuji di kawaguchiko. kau bahkan dapat melihatnya dari depan penginapan jika cuaca bersahabat dan memungkinkan untuk menampilkan kecantikan gunung ini. ya, kawaguchiko memang menjadi salah satu pilihan kota terdekat dari tokyo yang mudah diakses untuk dapat memandang gunung fuji hampir dari semua bagian kotanya. apalagi jika kau melihatnya dari danau kawaguchi.
gunung fuji dari depan penginapan
gunung fuji dalam perjalanan ke kawaguchiko bus station
danau kawaguchi merupakan danau kedua terbesar dari 5 danau yang ada di sekitar gunung fuji. tetapi danau ini yang paling terkenal dari kelima danau tersebut. letak danau ini bersebelahan dengan danau saiko yang dapat kau kunjungi bersamaan dengan menggunakan green bus dari kawaguchiko bus station
danau kawaguchi dengan latar gunung fuji
danau kawaguchi
dua tempat di sekitar danau kawaguchi yang kusarankan untuk memandang keindahan gunung fuji adalah yagisaki park dan oishi park. kalau kau ingin paket lengkap, memandang danau kawaguchi sekaligus gunung fuji kunjungilah oishi park. jika kau ingin suasana yang lebih luas, dekat dan tidak terlalu ramai kunjungilah yagisaki park.
gunung fuji dari yagisaki park
yagisaki park dapat ditempuh sekitar 15 menit dari kawaguchiko bus station dengan menggunakan green bus maupun red bus. fyi, jam operasional bus di sini dimulai pukul 9. jadi jika kau berencana ke yagisaki park sebelum pukul 9 sebaiknya cari penginapan di dekatnya supaya tidak terlalu jauh perjalanan ke lokasi mengingat belum ada bus yang beroperasi.
taman bunga yagisaki park
terletak di selatan danau kawaguchi, yagisaki park tidak hanya tempat menikmati pemadangan gunung fuji dan danau kawaguchi tetapi juga lokasi menghabiskan waktu yang menyenangkan. hamparan rumput hijau yang menyelimuti taman ini membuat taman terlihat luas dan lega. luas taman ini juga membuat yagisaki park sering digunakan sebagai tempat diadakannya berbagai festival seperti the lake kawaguchiko herb festival yang diadakan pada juni-juli setiap tahunnya. selain itu di sini juga dikelilingi dengan berbagai tanaman bunga yang semakin mempercantik taman.
yagisaki park dengan latar gunung fuji
bebersih yagisaki park
dari tengah taman ini kau dapat menikmati pemandangan 360 derajat menghadap danau kawaguchi atau gunung fuji. sesaat menghadap luasnya danau dan sesaat memandang megahnya gunung. ruang terbuka yang luas memungkinkan kau memandang semuanya. apalagi hamparan rumput hijau yang selalu dijaga kebersihannya. bahkan di hari sabtu, anak-anak sekolah dikerahkan untuk membersihkan sampah-sampah yang masih tertinggal oleh pengunjung.
kawakubo terayashiki
kawaguchiko muse-kan
sedikit menjorok ke danau terdapat semacam pulau kecil yang terbentuk dari batuan gunung berapi. di atasnya terdapat kawakubo terayashiki atau kuil rokkakudo yang bersegi enam. kuil ini dibangun pertama kali pada tahun 1274 oleh biksu nichiren. tetapi karena hujan lebat dan mencairnya salju sehingga air meluap serta banjir besar menenggelamkan kuil ini. pada 1994 kuil ini direkonstruksi sebagai bangunan kayu dengan tinggi 7 meter dan diameter 11 meter di tempatnya semula. kuil ini juga didesain sebagai aset kebudayaan yang sebagian besar penyusunnya telah terendam di dalam air.
muse museum
with muse character
selain kuil rokkakudo, di kawasan yagisaki park juga terdapat kawaguchiko muse-kan. museum ini memajang koleksi boneka muse karya yuki atae. muse sendiri adalah dewi kesenian dalam mitos yunani. boneka-boneka yang dipajang di sini menampilkan karakter anak yang menggunakan kimono atau peri-peri kecil. koleksi di dalam museum tidak dijual, tetapi jika kau ingin membeli kenang-kenangan di sini dijual kerajian seputar boneka muse dengan harga yang cukup layak untuk sebuah karya seni. salah satu karakter boneka muse ciptaan yuki atae ini juga menghiasi jam kota yang dapat kau lihat di depan kawaguchiko bus station. unik dan cantik bukan karakternya?
previous: 
next: arakura sengen shrine
.:warning: tulisan ini banyak content foto narsis, namanya juga wisata selfie:.

jogja di musim liburan tentu sangatlah tidak tenang. keramaian dimana-mana dan kemacetan mengular. tapi apa daya di musim ini jugalah aku punya waktu luang panjang yang bisa memuaskan keingian dholan-dholan ibuk. maklum kalau balik mingguan hanya numpang makan dan tidur doang.
keramaian di merapi park
ini liburan, jangan mengharapkan yang berlebihan
bermula dari omongan sang ibuk yang menjurus ke sindiran halus tentang kebiasaan bermain si anak, akhirnya tercetuslah ide jalan-jalan keliling dunia. ya walaupun hanya dalam versi tiruan kecilnya, setidaknya menjawab keinginan jalan-jalan bersama. seperti biasa, media sosial mengambil peran besar dalam promosi suatu tempat. terutama wisata selfie


foto berdua dulu sebelum jadi tukang foto
bye!
berbekal postingan orang kami pun melakukan perjalanan dari tengah kota yogyakarta selama 45 menit ke merapi park yang berada di kawasan kaliurang. untuk menghindari kemacetan, gunakan jalur alternatif melewati gejayan, lanjut ke belakang terminal condong catur sampai tembus ke jalan kaliurang. walaupun masih akan bertemu 1 titik macet di lampu merah pertigaan jalan damai, selebihnya bisa dikatakan lancar. lokasi merapi park berdekatan dengan museum gunung berapi. kau bisa mendatangi kedua tempat ini dalam kunjungan yang sama.
tiket masuk merapi park
tarif masuk merapi park di musim liburan naik menjadi 20rb. dengan harga tiket masuk 5rb dan sumbangan perawatan taman 15rb. ntah kenapa aku cukup terganggu dengan nilai dan penamaan sumbangan karena jumlahnya 3x lipat dari harga tiket masuk dan bersifat wajib. bukannya sumbangan itu seikhlasnya. untuk pengelola, mendingan langsung aja menuliskan harga tiket masuk 20rb tanpa perlu embel-embel sumbangan segala. aku masih rela kok membayar harga ini.
ada yang pengen foto sama masha and the bear
merapi park tergolong sepi di musim liburan. tapi tetap saja susah mendapatkan foto bagus tanpa terhalang manusia-manusia yang sayangnya sangat kurang kesadaran budaya antri. untung ibuk bukan orang yang perfeksionis dalam mengambil foto. asal ada tulisan atau landmark tempat tertentu beliau cukup puas dengan hasil apapun walau banyak orang. asal ibuk senang aku sih bahagia-bahagia saja.
ekspektasi kunjungan
amsterdam di kala hujan kurang kabut doang
paris di kala hujan, sayang ada tulisan di miniaturnya
new york di kala hujan sepi dan dingin
sesuai namanya, the world landmarks ini memang menyajikan landmark dari beberapa negara dalam ukuran mininya. memang tujuannya adalah wisata selfie, kau di sini untuk berfoto dengan miniatur landmark-landmark ini. di sini bukan taman bermain yang menyajikan tempat yang luas untuk kunjungan keluarga tetapi di dalamnya juga dilengkapi dengan rumah makan dan cafe.

butuh trik untuk meminimalkan 'bocor'
ada kalanya bocor tak terhindarkan
kenyataan yang tak seindah iklan
kata ibuk "asal patungnya kelihatan", ok siap!
sebenarnya  tempat ini dibagi menjadi 3 zona, zona landmark, camping ground dan taman wisata anakzona landmark dan camping ground dapat kita akses dengan tiket masuk yang sama. sedangkan untuk taman wisata anak kau harus membayar tiket masuk tambahan di luar tiket masuk utama sebesar 10rb. kami tidak menambahkan kunjungan ke sini karena hari yang sudah mulai sore.
pura-pura candid
"cepet mbak sebelum hujan, udah mendung" -kekep payung-
finally i got my photo
sedangkan camping ground-nya sendiri berupa tiruan rumah-rumah indian yang mungkin akan lebih menarik jika malam tiba. sedangkan saat masih dipenuhi cahaya mereka seperti bangunan tiruan lainnya yang seakan tidak menyatu dengan alam yang ada. mengambaikan semua kekurangan yang ada, setidaknya di sini aku bisa membawa ibuk mencicip jalan-jalan keliling dunia. mungkin akan ada saatnya nanti kami bisa benar-benar berkeliling bersama :). -***-
santorini shopping park
kami terlalu berharap banyak dengan tempat ini. hasil googling dan tulisan beberapa blogger indonesia yang mengulas kecantikan santorini park membuat kami memasukkannya dalam itin ke hua hin. santorini park sebenarnya terletak di cha am yang kami lalui dalam perjalanan antara bangkok ke hua hin. amusement park ini dapat dicapai dengan kendaraan pribadi sekitar 45 menit dari hua hin atau 2,5 jam dari bangkok.
santorini park ticket counter
santorini park entrance ticket 
dibilang taman hiburan sepertinya juga kurang tepat karena di dalamnya lebih banyak toko daripada hiburannya. tempat ini lebih mirip dengan komplek pertokoan di pak chong yang dikonsep mejadi 'wisata selfie' menurutku. bedanya jika piazza palio tidak ada tiket masuk, di sini diharuskan membeli tiket masuk seharga 150 ฿. untuk tiket semahal ini wajar dong kami memasang expectation yang cukup tinggi.
tidak terawat
pudar
banyak kotoran burung
kenyataannya begitu masuk dan menemukan tempat yang tidak terawat, pudar dan banyak tai burung, rasanya 150 ฿ itu terlalu mahal. di sini kami mendapatkan suasana santorini yang nyaris sempurna, panas dan gersang, hanya kurang hembus angin pantai serupa aslinya. wahana pun tidak ada. hanya sederetan bangunan yang dimanfaatkan sebagai komplek pertokoan. 
kesenjangan bangunan dengan penginapan
kesenjangan perawatan
kesenjangan pemandangan
memang selain taman hiburan ada juga penginapan di bagian yang lebih dalam lagi. tentu saja dengan akses masuk yang berbeda dan kondisi yang berbeda. aku sempat mengintip ke dalam dan kondisi bangunan di penginapan lebih terawat. tidak seperti kondisi taman hiburan yang nyaris bangkrut karena tidak laku oleh pengunjung. ya, toko-toko yang ada di sini relatif sepi dan kurang menarik. jika kau berkeliling cha am, kau akan melihat beberapa wisata selfie yang diinstall dengan toko atau penjual cindera mata yang lebih ramai dan lebih menarik dari ini.
toko souvenir
masih pertokoan
dan... bangunan kosong
bagian dalam santorini park walaupun didesain menyerupai bangunan-bangunan di santorini yang didominasi warna putih dan biru tetap saja kurang menarik bagiku karena tingkat kebersihannya yang sangat rendah. belum lagi papan nama toko yang mengganggu pemandangan. jika menemukan bagian yang bersih dari papan nama toko, itu pun bangunan kosong yang kurang menarik. jadi apa sebenarnya yang menarik di tempat ini? ada yang bisa ceritakan?
-***-
previous:
next: hua hin night market
ada yang pernah mendengar tentang telaga biru cigaru? ok, aku pun tahu dari posting-an teman yang menampilkan pemandangan danau dengan airnya yang biru. di tangerang ada yang biru? karena penasaran akhirnya aku pun mencoba melakukan perjalanan ke tangerang yang dalam persepsiku adalah kawasan panas dan gersang.
stasiun tigaraksa
meski aksesnya cukup mudah, tetap saja dibutuhkan banyak moda transportasi untuk sampai ke sini. pertama kau harus menggunakan commuter line ke arah maja dan turun di stasiun tigaraksa. dilanjutkan dengan angkot jurusan adiyasa-balaraja (8 ribu) turun di pertigaan gang SMA 08. dari sini bisa dilanjutkan dengan berjalan kaki atau menggunakan ojeg pangkalan dengan tarif rata-rata 10 ribu sekali jalan. aku sarankan gunakan ojeg pangkalan. karena dikelola oleh warga lokal, maka ojeg ini gratis masuk ke kawasan telaga. sedangkan untuk umum, bukan penumpang ojeg akan dikenakan biaya masuk 2 ribu.

pemandangan yang disajikan cukup sebanding dengan lama perjalanan. hanya saja jangan lupa membawa topi atau payung karena panas di tempat ini sangat terik tak tertahankan. untuk kau yang alergi debu aku sarankan untuk membawa masker karena banyak debu-debu halus di sekitar lokasi telaga.
air biru telaga cigaru
warna-warni air telaga cigaru
mau dibilang telaga sebenarnya air genangan di sini tidaklah terlalu luas. ya ini adalah air genangan. telaga cigaru terbentuk dari tampungan air hujan pada bekas galian. awalnya daerah ini adalah tambang pasir. sampai pada 2012 ditutup karena tidak produktif lagi. bekas galian tambang menampung air hujan dan terbentuklah danau seperti saat ini. 

katanya danau ini memiliki kadar keasaman tinggi sehingga dilarang melakukan aktivitas di dalam air danau. aku tidak tahu kebenaran informas ini melihat tumbuhan yang hidup di dalam air. tapi demi kebersihan danau, ada baiknya memang dibuat pernyataan-pernyataan seperti ini untuk menjauhkan tangan-tangan jahil dari pengotoran air danau yang sudah tampak biru indah ini.
getek hias dan perahu telaga 1
getek hias telaga 2
kawasan ini terdiri dari 3 danau. danau utama bewarna biru, di sebelahnya hijau kebiruan sampai dengan yang paling luar bewarna hijau. ketiga danau ini dikelilingi tebing dengan pasir putih sehingga menambah cantik proporsi warna yang ada. dengan angle yang tepat memang akan menghasilkan gambar yang menarik. sedangkan yang kami lakukan hanya memotret suka-suka karena sudah pusing kepanasan. 
view telaga cigaru dari tebing di sekitar
air biru telaga cigaru
atau jika kau ingin mendapatkan foto yang lebih maksimal, gunakanlah getek ke tengah danau. untuk menaiki getek kau harus membayar 10 ribu per orang. sedangkan jika kau ingin menggunakan perahu, tarifnya 25 ribu per perahu. pastikan cukupi konsumsi air jika kau tidak ingin dehidrasi. jangan khawatir, di sini banyak warung warga dengan harga yang masih cukup wajar untuk sebuah tempat wisata. -***-
NewerStories OlderStories Home