perjalanan menjelajah 4 islands
keindahan pantai dan kepulauan indonesia memang tidak kalah dari thailand. tapi untuk paket tour-nya, di sini lebih mudah ditemukan. paket tour 4 islands misalnya, dapat diakses dari krabi maupun ao nang. kami memilih mengambil paket dari ao nang supaya tidak harus bangun pagi buta. sebagai informasi, ada paket yang dapat dibeli di krabi tetapi tetap saja berangkat dari dermaga ao nang. karena jarak 4 islands ke krabi lebih jauh dibanding ke ao nang.
sarapan sebelum main air, biar ga masuk angin
paket tour 4 islands pun tidak perlu kau pesan sebelum datang ke thailand. tinggal turun ke jalan dan dan kau akan menemukan banyak kios yang menawarkan paket tour ini. sama seperti di vietnam, kami memutuskan membeli paket tour dari penginapan. selain karena fasilitas penjemputan dan sempat sarapan, kami juga mendapatkan free 4 islands trip with long tail boat untuk 1 orang. memang sih tidak bisa memilih jenis kapalnya, tapi dengan menginap 3 hari atau lebih di ao nang cliff view resort, kau otomatis mendapatkan free trip ini.
dermaga ao nang, besok ya kita naik itu, hari ini naik long tail boat dulu
dermaga long tail boat ao nang 
hari saat perjalanan kami dimulai dengan sarapan di penginapan dan berkumpul di dermaga ao nang. kami harus melintas pantai menuju long tail boat kami bersandar. ok, ini adalah kapal besar dengan kapasitas puluhan orang. kebetulan juga hari ini adalah long weekend sehingga banyak wisatawan datang. semoga perjalanan kami tetap menyenangkan.
bongkar muat long tail boat 
muatan long tail boat, ga over load sih, suma penuh
walaupun pemandu kami tidak begitu lancar berbahasa inggris, tapi sangat helpful dan memastikan semua peserta tripnya sudah lengkap. hanya saja, setiap pulaunya kurang dijelaskan detail tentang apa yang menarik dan wajib dikunjungi di sana. fungsinya lebih seperti time keeper yang menginformasikan kapan kapal sadar, kapan kapal berangkat dan menghitung jumlah anggota per kapal.
pasirnya sih putih, cuma lautnya yang ga bersih
pas dapet pasir & pantai yang agak bersihan, walau bukan spot utama di pulau ini
tempat pertama yang kami kunjungi adalah phra nang cave beach. kami tidak tahu nama dan apa yang menarik di sini karena pantai sangat ramai dengan long tail boat. saat meninggalkan pulau, kami baru tahu bahwa bagian menarik pulau ini adalah goa serta kuil yang didirikan di mulut goa. jangan lewatkan mengunjungi kuil yang ada di sebelah kanan pulau dari arah kapal sandar. kami melewatkannya karena kurang penjelasan dan banyak kerumunan di sebelah kanan sehingga memilih menjelajah bagian kiri pulau.
pantai yang ramai dengan liang tail boat, bahkan ada beberapa yang sengaja parkir dengan menawarkan makanan. semacam rumah makan terapung
pulau ini adalah pulau tidak berpenghuni. tetapi keramaian wisatawan dimanfaatkan warga dengan maksimal. sampai ada long tail boat khusus yang disulap menjadi tempat makan terapung. tidak mau makan di atas kapal, kau bisa membawa santapanmu di pantai. sayang, waktu singgah kami tidak banyak bahkan untuk memesan 1 menu makanan.
melanjutkan perjalanan menuju koh gai atau chicken island
break sejenak di chicken island
dari sini kami beranjak ke koh gai atau lebih dikenal chicken island. bukan karena banyak ayam di pulaunya tetapi karena bentuk unik puncak gunungnya yang menyerupai ayam. kali ini kami tidak bersandar melainkan berhenti sejenak di lautan. pemandu memberi waktu 30 menit untuk yang ingin berenang maupun snorkeling
buat yang bisa berenang atau ada alat, ada pilihan aktvitas untuk snorkeling
buat yang tidak, bisa memberi makan ikan. jangan lupa bawa biskuit yang banyak karena mereka sangat agresif menyambut makanan datang
sayangnya tidak disewakan apalagi disediakan alat snorkeling di sini. dan tidak ada informasi di awal bahwa kita akan ada kesempatkan untuk snorkeling. alhasil kami cukup puas dengan memberi makan ikan-ikan dengan bekal rista karena camilan dia lebih cocok dengan selera ikan :D. jenis ikan di sini tidak berbeda dengan di karimun maupun kepulauan seribu. jenis yang akan memanggil kawanannya jika ada yang memberi mereka makan. menyenangkan.
sandbank between koh mor and koh tub
kenyataan tidak seindah iklan, it's crowded with boats and people
melanjutkan ke destinasi berikutnya, kami bersandar di antara koh mor dan koh tub. sepertinya keramaian di sini semakin menjadi. dua pulau yang terhubung dengan sandbank menjadi semacam alun-alun tempat semua orang berkumpul. kali ini kami tidak hanya berbagi tempat dengan sesama turis asing melainkan juga dengan wisatawan lokal. jadilah kunjungan di sini tidak seperti yang diiklankan di brosur-brosur perjalanan maupun kartu pos dan media sosial.
jangankan spot snorkeling, spot parkir saja terbatas 
cari spot kecipak-kecipuk saja terbatas 
destinasi yang katanya jarang dikunjungi kenyataannya justru menjadi lautan orang. tepian sandbank pun sudah mirip dengan parkiran kapal. snorkeling melihat ikan? jangan harap, karena kau akan lebih mudah menemukan kepala orang yang tidak kau kenal. this beach is consider to be one of the beautiful strips of sand in the world, at least when it is not crowded with boat and people.
antri pembagian ransum makan siang
menu makan siang yang dibagikan di koh poda
trip ini semi piknik, rice box provided. tapi baru dibagikan di pulau terakhir, koh poda. sistem pembagiannya pun tidak seperti yang kubanyangkan, 1 kotak per orang, melainkan mengantri jatah semacam pembagian bantuan. dan lagi-lagi karena kurangnya informasi dari pemandu, kami hanya fokus dengan pembagian makan siang tanpa tahu jika objek yang wajib dikunjungi di koh poda adalah iconic rock-nya. sekali lagi, kami menyadarinya saat sudah meninggalkan pulau.
koh poda iconic rock yang baru kami tahu saat perjalanan balik
end of trip 4 islands
menyesal? iya, sedikit. karena tidak mendapatkan kesempatan mengambil foto yang bagus dari masing-masing pulau yang kami kunjungi. baik karena kurangnya informasi atau karena kelebihan pengunjung. tapi setidaknya keinginan kami bermain air di thailand tersampaikan. sesuatu yang jarang kami lakukan karena keseringan city trip mulu. so... kapan terakhir kau main air?
dosol maeul menu
makan dan jalan-jalan is my passion. apalagi jalan-jalan sambil kulineran. setelah sebelumnya mencoba gyori gimbap, sebagai makan malam kami memutuskan untuk mencoba makanan mahal -versi kami-. full set menu di dosol maeul.

dosol maeul berada di seberang cheonmanchong. rumah makan ini langsung menghadap tembok pembatas cheonmanchong. nuansa tradisional yang ada di kawasan ini semakin diperkuat dengan hanok dan menu makanannya. menu yang disajikan adalah menu tradisonal korea dan disantap di dalam hanok. suasana kekeluargaan sangat terasa di dalamnya.

kau dapat langsung memesan makanan begitu memasuki rumah makan pada kasir yang berada tepat setelah pintu masuk. atau melihat-lihat menu terlebih dahulu di dalam hanok. walaupun bergaya dan menyajikan menu tradisional, penyajian makanan mereka tidaklah lambat. bahkan tergolong cepat.

memang tidak semua makanannya panas. mungkin untuk mempertahankan flow pengunjung sehingga pengunjung berikutnya tidak menunggu lama dan tidak ada antrian panjang. atau mungkin juga sebagian besar pengunjung di rumah makan ini adalah wisatawan. sehingga kebanyakan dari mereka memesan menu andalan atau penasaran dengan menu tradisional korea seperti kami.
수리산 정식
menu yang kami pesan adalah 수리산 정식 dengan harga ₩ 10.000 per orang. ini adalah full set menu pertama paling lengkap yang pernah kami jumpai di korea. saat pertama kali datang yang menjadi pertanyaan apakah kami sanggup menghabiskan semuanya?

수리산 정식 untuk 2 orang terdiri dari main dish berupa ikan semacam sarden dan ayam mirip dengan semur. belum lagi korean pancake dan semacam lumpia basah. serta berapa side dish dari yang baru pertama kumakan sampai yang rasanya familiar, mirip intip goreng yang disiram dengan saos asam manis.

pada dasarnya nyaris semua makanan korea di sini cocok dengan lidah indonesia. rasa makanannya akan mudah kau kenali karena serupa dengan makanan indonesia. yang berbeda hanyalah porsi makanannya yang cukup heboh untuk kami berdua. belum lagi gyori gimbab yang belum sepenuhnya tercerna.

walaupun pada akhirnya kami mampu menghabiskan semuanya, tetapi waktu yang kami butuhkan tidak sebanding dengan waktu yang digunakan oleh orang-orang korea untuk makan. terbukti dengan meja sebelah yang sudah berganti beberapa kali, sedangkan kami masih berjuang menghabiskan porsi makan kami masing-masing. sepertinya langkah yang diambil rumah makan ini untuk meminimalkan antrian pengunjung akan gagal jika sebagian besar pelanggan adalah orang-orang seperti kami -lol-.
mural old town
ipoh dan kopi. sesuatu yang terdengar identik dan tidak dapat dipisahkan. kopi ipoh yang pertama kukenal adalah old town white coffee. kopi instan hazelnut-nya belum terkalahkan varian yang sama dari produsen-produsen kopi instan lainnya. so, dalam kunjungan ke ipoh kali ini salah satu to do list-ku adalah ngopi.
old town white coffee cafe
ternyata bukan awal yang baik saat mengetahui bahwa old town white coffee hanya buka sampai jam makan siang. sedangkan aku datang di sore hari berharap menemukan suasana ngopi yang tenang temaram, gagal. berpindah ke kedai lain yang pernah disarankan teman karena kopi dan egg tart-nya yang enak. sayang sekali, lagi-lagi aku kurang beruntung karena kedai nam heong tutup selama 1 minggu.
kedai nam heong yang sepi karena tutup selama 1 minggu
mural kedai biskuit lam fong dan buntelan penuh makanan
jalan-jalan sore telah mempertemukanku pada kedai biskuit lam fong dengan egg tart -RM 2.5- yang luar biasa. lagi-lagi, sayang saat aku datang stoknya terbatas. ntah aku datang kesorean, belum distok ulang, atau memang egg tart di sini laris manis sehingga cepat sold out. untungnya aku masih kebagian walau hanya membeli sejumlah yang masih tersisa dan tidak bisa membawanya sampai ke penang.
kedai biskuit lam fong
aneka pastry kedai biskuit lam fong
egg tart dari kedai biskuit lam fong memiliki tekstur pastry yang tipis berlapis, lembut dan ga keras. sedangkan custard filling-nya creamy dan lumer banget di mulut tanpa bau amis. ini egg tart paling enak yang pernah aku makan, ga lebay. sok kalian verifikasi nanti saat berkunjung ke ipoh.
best egg tart yang pernah aku makan. yes, tentu saja aku beli semua yang tersisa, sold out! :D
kedai sin yoon long
pagi harinya, aku mencoba kedai yang ada di seberang kedai nam heong, kedai sin yoon longsama seperti kedai nam heong, di sini juga dijual aneka cemilan salah satunya egg tart. tidak ingin mengacaukan rasa egg tart dari kedai biskuit lam fong, aku lebih memilih untuk sekalian memesan menu makanannya, wan tan mee seharga RM 6. rasanya standar mie babi, enak.
penjual wan tan mee yang menjadi satu dengan kedai sin yoong long  
wan tan mee full daging babi denan pangsit yang full isi juga  
kopi yang disajikan ada white coffee dan black coffee. pengertian white coffee bukan bearti dibuat dengan biji kopi putih tetapi kopi yang ditambahkan susu atau creamer sehingga bewarna lebih putih. aku memesan ice white coffee -RM 5- untuk menyeimbangkan makananku yang hangat.
wan tan mee dan segelas kopi, perfect kedai sin yoon long 
seperti kedai kopi kebanyakan, pengaturan meja di sini tidak ramah untuk solo traveler. meja yang disediakan adalah meja bundar dengan kapasitas 4-6 orang. jadi jika kau sendirian, berbaurlah dengan warga lokal. aku memberanikan diri untuk share table dengan nenek dan cucunya. meja masih cukup longgar karna hanya berisi 2 orang. dan inilah keseruan ngopi di kedai kopi, auranya yang bising karena obrolan para pengunjung
aktivitas di kedai sin yoon long, susah mencari meja kosong 
kami yang semula bukan siapa-siapa membaur dalam obrolan yang terbata-bata. sang nenek yang ingin ngobrol tetapi tidak dapat berbahasa inggris dan aku yang tidak dapat berbahasa mandarin akhirnya bercakap-cakap melalui cucunya sebagai penerjemah. dan akhirnya obrolan kami berkembang dengan komen-komen pribadi si cucu. memang kedai kopi selalu menjadi tempat yang hangat dan spot yang tepat mengenal cerita lokal. kau masuk sendirian, kau keluar dengan teman baru.
kedai kopi di sekitar old town ipoh
rasa kopi yang manis legit dan cerita-cerita yang mengalir begitu saja. ternyata aroma kedai kopi sehangat ini. sayang aku memesan ice coffee yang disajikan dengan gelas biasa, berbeda dengan kopi hangat sang nenek yang disajikan dengan cangkir klasik. tapi rasa kopinya sungguh membuatku puas. menunjukkan lamanya pengalaman kedai ini dan rasa klasik yang tersimpan. walaupun aku memesan ice coffee, tapi rasanya tidak menjadi encer karena es batu. kopi ini tetap mempertahankan rasanya bulatnya yang bertahan cukup lama setelah batu es mencair.
sin yoon long instant coffee , ada 3 varian: kopi-o, 2-in-1 dan 3-in-1
saat aku bertanya apakah kedai ini menjual kopi instan? si cucu bilang, aku bisa membeli kopi instan yang tersedia di samping kasir. menurutnya rasa kopi instan sangat berbeda dibanding rasa kopi yang disajikan di sini. tapi jika kau ingin mencoba karena sudah jauh-jauh ke sini atau untuk oleh-oleh silahkan saja. hanya saja jangan terlalu berharap, katanya, dia sudah memperingatkan.

begitu sampai rumah dan mencobanya, benar, rasa kopinya jauh dari kopi fresh yang aku minum di sana. ada aroma 'apek' khas creamer yang cukup mengganggu. belum lagi aroma kehangatan kedai kopi yang mendukung cita rasa kopi itu sendiri hilang dengan penyajian instan, mungkin aroma ini tidak ikut dikemas dalam kemasan sachetnya. mungkin.
-***-
previous:
next:
donggung palace dan wolji pond
gyeongju, kota sejarah sekaligus buadaya korea. banyak peninggalan tersisa dan dipugar di kota ini. setelah landmark pertama gyeongju, cheoseongdae, sekarang saatnya mengunjungi landmark kedua kota ini, anapji pond.
anapji pond, membayangkan kalau di indonesia pasti udah ada perahu hias di tengahnya
anapji pond adalah nama awal tempat yang sekarang lebih dikenal dengan donggung palace dan wolji pond. kolam anapji (안압지) dibangun oleh raja munmu dari kerajaan silla. di dalamnya terdapat bukit-bukit kecil serta tanaman dan hewan langka. pada masanya, kolam dan taman eksotis ini diperuntukkan khusus untuk bangsawan.
maket rencana pemugaran donggung palace dan wolji pond
kini setelah dipugar siapa pun dapat masuk ke komplek kolam dan istana asalkan membayar tiket masuk seharga ₩ 2.000. pada keterangan di dekat gerbang dituliskan terdapat 3 pulau di wolji pond. tapi aku tidak dapat menghitung dengan pasti karena daratan yang menjorok di kolam tidak dibangun terpisah seperti layaknya sebuah pulau tetapi menyambung dengan bagian tepi kolam. semuanya tampak menyatu di mataku. tidak jelas apakah ini yang dimaksud dengan pulau atau hanya daratan yang menjorok dari dinding di sekeliling kolam. 
pulau di tengah wolji pond, tidak ada populasi hewan buruan seperti yang digambarkan pada maket
populasi ikan wolji pond
selain tempat wisata, katanya pulau ini juga menjadi lokasi berburu para bangsawan. namun dari apa yang kami lihat saat itu, tidak ada hewan buruan seperti rusa atau binatang buruan lain yang hidup di pulau buatan ini. yang ada hanyalah ikan-ikan di kolam yang akan mendekat saat kau datang. aku tidak tahu apakah boleh memberi makan ikan di sini karena tidak ada penjual pangan ikan tetapi juga tidak terdapat larangan memberi makan.
donggung palace dan wolji pond yang panas dan gersang tanpa pohon rindang
kecuali kawasan berumput yang dilarang diinjak, selebihnya adalah kawasan berpasir yang semakin berdebu di siang hari
sebagai salah satu cara mengurangi kepulan debu dari langkah-langkah pengunjung, sebagian lokasi ditutup oleh matras sabut kelapa
walaupun dulunya merupakan taman khusus bangsawan namun tempat ini jauh dari rindang. gersang jusru menurutku, ga ada sejuk-sejuknya. jalanan berpasir semakin memperkuat rasa kering dan panas. sedangkan lahan-lahan terbuka masih dalam proses ekskavasi maupun pemugaran sehingga menampakkan tanah-tanah galian atau patok-patok beton.
spot wolji pond yang lebih tenar saat malam hari dengan gemerlap lampu kolam
relik genteng atap
relik tembikar
relik kerajinan buddha
sementara donggung palace yang digunakan sebagai nama tempat ini pun belum tampak wujudnya. yang ada adalah 3 bangunan di sisi kolam yang tidak menawarkan kesejukan. bangunan-bangunan ini digunakan sebagai ruang pameran relik-relik yang ditemukan saat ekskavasi tempat ini. sekitar 33.000 peninggalan digali seperti ubin dan genteng dengan desain unik, tembikar, patung buddha maupun perhiasan mulai dari perunggu hingga emas. relik-relik ini menjadi wawasan tambahan tentang kesenian buddha dan kehidupan sehari-hari di kerajaan silla.
bangunan-bangunan ini bukan istana, hanya bangunan di sisi kolam yang digunakan sebagai ruang pameran
bangunan paling besar di area donggung palace di saat ini
salah satu bangunan yang masih dalam proses pemugaran saat kunjungan kami adalah imhaejeon. istana ini digunakan sebagai istana putra mahkota dan terpisah dari istana utama kerajaan silla. secara historis bangunan ini merupakan bangunan terpenting di lokasi ini. sayangnya, justru banguan inilah yang belum ada tanda-tanda berdiri di tempat ini. mungkin jika nanti kau datang dan imhaejeon sudah berdiri, tolong ceritakan kapadaku. karena mungkin lokasi ini tampak tidak segersang saat ini, saat aku datang di 2019.
komplek donggung palace and wolji pond -2019-
NewerStories OlderStories Home