view namsan tower dari namsan park
mengunjungi namsan tower memang menjadi check list wajib saat pertama kali menginjakan kaki di seoul. berhubung di tokyo belum sempat mengunjungi tokyo tower, maka kali ini aku sama antusiasnya dengan rista untuk mengunjungi namsan tower. tapi karena kami tidak ingin pemandangan yang biasa, maka kami mencoba rute yang jarang digunakan yaitu tracking melalui namsan park. memang akan lebih gampang dan cepat jika kau menggunakan cable car. tapi pengalaman istimewa apa yang kau rasakan selain naik cable car yang gitu-gitu saja?
gwanjang market
gwanjang street food
비빔밥 stall
sebelum melakukan tracking ke namsan tower ada baiknya kau mengisi tenaga terlebih dahulu. kami menyempatkan diri untuk makan besar -bekal kalori yang sebentar lagi hilang terbakar saat pendakian- di gwanjang market. pasar ini adalah surganya street food di seoul. berbagai makanan dari jajanan maupun makan berat dapat ditemukan di sini. beberapa kios souvenir juga tersedia dengan harga yang cukup murah walau tidak semurah di namdaemun market.
비빔밥 ₩ 5.000
칼만두 ₩ 5.000
식혜 ₩ 1.000
untuk makan siangnya aku mencoba 비빔밥 yang sangat mengenyangkan karena 75% isinya adalah serat. bahkan sumber karbohidratnya adalah barley, bukan nasi. sedangkan rista mencoba 칼만두 yang berisi mie potong dan dumpling. semua menu di sini dibandrol seharga ₩ 5.000 dan seragam hampir di semua kedai makanan. sebenarnya aku masih ingin mencoba jajanan lain tapi karena mengingat perjalanan kami yang tidak memungkinkan dengan perut terlalu penuh akhirnya kami harus puas dengan melihat beraneka macam makanan yang ada saja.
aneka barang yang dijual di gwanjang market
aneka snack di gwanjang market
melanjutkan perjalanan ke namsan park dari gwanjang market tidak membutuhkan waktu terlalu lama. hanya saja mulai dari gang masuk di seberang gwanjang market kau sudah mulai merasakan jalanan menanjak. slow aja karena kita akan bertemu tanjakan mulu setelah ini. bedanya ada yang curam ada yang sedang
namsan park entrance
meniru namsan tower
tampak bantet dibandingin namsan tower :D
namsan tower dalam genggaman
entrance namsan park akan mudah dikenali walaupun sebelumnya kita harus melalui pemukiman penduduk. di sini kau akan menemukan sepenggal peninggalan seoul city wall dengan background namsan tower. disarankan ke sini di kala senja untuk mendapatkan vibe yang lebih ok lagi. seoul city wall yang ada di namsan park sepertinya sudah direkonstruksi dari bentuk aslinya karena tampak tersusun dari batu-batu baru
seoul city wall
namsan park yang luas bisa buat piknik
patung lee si yeong, wakil presiden pertama korea selatan
호현당 park management office
selain seoul city wall taman ini tidak begitu berbeda dengan taman-taman lain di seoul. sering digunakan untuk beberapa acara serta dilengkapi dengan fasilitas umum seperti toilet dan drinking water. setelah keluar dari taman, kita akan memulai pendakian yang sebenarnya, tanjakan yang hampir jarang ada bonus tapi viewnya adalah bonus tersendiri yang menghilangkan lelah. sebagai informasi kedai makanan dan vending machine hanya ada di titik awal dan akhir track saja. pastikan bekal air cukup untuk pendakian sekitar 1 km menuju namsan tower.
track ke namsan tower, nanjak terus tapi alus
bonus spot untuk menikmati city view
sedikit lagi sampai ke namsan tower, masih ada sisa seoul city hall
aku sendiri tidak ada masalah dengan pendakian ini. break 2 kali, nunggu rista packing ulang belanjaan plus minum dan break jajan di vending machine di pemberhentian cable car. sebenarnya pendakian cukup wajar. banyak orang korea mengambil jalur ini untuk olahraga. jalurnya bagus dengan pemandangan yang menyenangkan. bahkan ada beberapa spot yang menyajikan landscape seoul city. jalur ini tidak terlalu turistik sehingga tidak terlalu ramai orang selfie atau semacamnya.
akhir track ke namsan tower
keramaian namsan tower
sangat beda dengan suasana dengan namsan tower. dimulai dari pemberhentian cable car kau akan bertemu dengan keramaian pengunjung. mereka yang membeli aneka ragam gembok, mereka yang memasang gembok atau mereka yang sekedar menikmati pesona kaitan dari ribuan gembok yang dipasang di sana. mengagumkan memang dari sekian banyak populasi pengunjung namsan tower yang memasang gembok di sana, tidak satu pun gembok yang dibersihkan. jadi yang ada gembok ini semakin menumpuk dan bertambah banyak sehingga mengekspansi tempat-tempat lain untuk memasang gembok. 
kios gembok dan gemboknya yang mulai menginvansi semua pagar di namsan tower
beraneka gembok mulai dari gembok biasa, gembok cinta, gembok pintu sampai cashing hape
gembok lama di bagian bawah, gembok baru di bagian atas
saat ini pun, gembok yang dijual semakin beragam bentuknya. tidak hanya gembok cinta tapi ada juga desain-desain lain yang ga kalah lucu. untuk kau yang ingin mengabadikan kenangan, cobalah pasang satu gembok di sini. siapa tahu suatu saat nanti kau ke namsan tower lagi dan masih dapat menemukan gembok yang kau pasangan sebelumnya.
lock tree, namanya difotoin orang, pasrah aja kalau viewnya ga maksimal, pohonnya kepotong :'(
seoul tower plaza yang mulai terinvasi gembok cinta
yoohoo & friends, ada yang penah nonton?
apakah di namsan tower cuma bisa memasang gembok cinta? tentu tidak. sebenarnya namsan tower ini juga semacam tempat rekreasi yang menyediakan banyak fasilitas. mulai dari hiburan anak, game zone, tempat makan sampai observatorium. jika kau cukup banyak waktu berkunjung di sini cobalah pengalaman di seoul tower plaza. mulai dari hanbok culture center, panorama OLED sampai karakter-karakter lucu yang ada di level 4. semuanya menyenangkan kecuali saat kau harus pulang dengan mencoba track berbeda. 
track turun dari namsan tower yang ga semulus track naik
tapi pemandangan yang disajikan ga kalah menarik, lebih cantik karena tanaman-tanaman ini
kami masih memilih tracking untuk turun dari namsan tower. bukan karena hemat tapi karena kami melewatkan cable car dan sudah turun terlalu jauh untuk mendaki lagi ke cable car. ternyata rute yang kami gunakan kali ini lebih banyak digunakan oleh mereka penggemar hiking. tracknya tidak serata saat naik tadi. walau memang sudah tertata rapi tapi masih banyak medan yang terdiri dari tanah dan pasir. beberapa tempat dilapis matras dari serabut kelapa supaya tidak licin walaupun tidak jarang aku harus berhati hati dengan kondisi jalan dan hari yang mulai petang. setidaknya semua kalori yang kami makan sebelumnya sudah terbakar sempurna dengan kunjungan kali ini. bisa makan banyak lagi dan tidur nyenyak malam ini.
primo piazza
sesuai highlight trip kali ini, wisata ala-ala, pastilah kami kebanyakan mengunjungi tempat wisata yang hits saat ini. dengan banyaknya destinasi wisata selfie ala-ala, kami pun pemasukkan primo piazza yang juga wisata tiruan kampung atau kawasan tertentu. setelah sebelumnya kami mengunjungi piazza palio ala italia dan nantinya akan mengunjungi santorini park ala santorini, tebak primo piazza ala mana?
primo piazza
feed us at bark
perkampungan dengan bangunan terracotta
dari namanya, tentulah berbau eropa. ya, tempat ini adalah wisata buatan yang meniru desa di eropa timur yang menyajikan pemandangan cafe-cafenya. nuansa yang sama dengan piazza palio, primo piazza juga kental dengan banguan bewarna terracotta. perbedaannya di sini ada nuansa hijau kandang dan hamparan rumput yang ada di bagian belakang. berasa berada di daerah mediterania. walaupun sama-sama mengambil tema italia di sini kau akan spesifik merasa berada di tuscany! dengan hamparan perbukitan hijau dan coffee house, restaurants serta toko ice creamnya.
coffee house
primo piazza entrance fee
kursi tunggu jika antrian masuk terlalu pebuh, tapi untuk hari ini kondisinya sepi pengunjung
berbeda dengan piazza palio yang dapat diakses gratis, untuk masuk ke primo piazza pengunjung dikenakan biaya ฿ 100. tiket masuk ini dapat ditukar dengan rumput untuk makanan binatang dan diskon 10% di semua restaurant atau cafe yang ada di dalamnya. ada keledai, domba dan alpaca yang menjadi penghuni kandang binatang primo piazza. inilah salah satu alasanku berkunjung ke sini: untuk melihat alpaca. jujur sebelum ke sini aku belum pernah bertemu dengan alpaca secara langsung. 
toko souvenir primo piazza
かわい... boneka domba ≧◠◡◠≦
sepertinya memang binatang-binatang inilah yang menjadi daya tarik primo piazza. terbukti dengan karakter-karakter binatang yang dijadikan maskot atau souvenir yang dijual di toko samping pintu masuk. sebelum masuk kau akan merasakan nuansa italia dengan fountain yang diinstall di tengah halaman bersebelaahan dengan taman labirin. 
taman labirin
alun-alun primo piazza
bell tower dan sumur yang sayangnya hanya instalasi saja -tanpa air-
gang di antara bangunan-bangunan kosong
begitu masuk kau akan menemukan nuansa tuscany yang lebih kuat dengan alun-alun dikelilingi banguan terracotta dan bell tower walaupun tanpa lonceng yang dipasang. di sekeliling laun-alun berdiri kedai makanan dan minumansayang ketika kami datang hanya beberapa kedai yang buka dan menyisakan banyak kursi kosong tanpa pengunjung. sepertinya alun-alun ini akan semakin terasa vibe-nya jika banyak pengunjung yang duduk menikmati makanan serta minuman sambil diiringi live music.
deretan bangku kosong yang menunggu pengunjung
niat ngecafe panas-panasan tapi ga ada yang buka
let's go, pindah lokasi karena sepi
keadaan membosankan lain juga terlihat dari banyaknya ruang yang dibiarkan kosong. mungkin konsep pengembang untuk slot kedai-kedai. namum belum banyak tenant yang bergabung sehingga tidak perlu banyak waktu untuk berkeliling tempat ini. 
bangunan cantik tapi lebih banyak yang kosong daripada yang terisi sehingga tampak sepi
kedai yang ga buka -atau belum buka-
ada kedai buka tapi penjual & menunya yang ga ada
begitu ada cafe buka ga ada kursi di dalamnya
yang ada justru domba dimana-mana
berbeda dengan bagian belakang tempat kandang alpaca berada. tiket makanan binatang seharusnya hanya dapat ditukar seikat rumput. namun karena sepi pengunjung maka kami bebas mengambil rumput berapa pun selama masih ada binatang yang mau memakannya.
ada juga domba di depan kandang aplaca
maunya kasih makan alpaca tapi si domba nyosor duluan
feeding alpaca time :)
di depan kandang terdapat hamparan rumput yang dibentuk gundukan. sepertinya mereka ingin menghadirkan nuansa perbukitan rumput italia yang hijau segar. walaupun sebenarnya sedikit kontras dengan kondisi alam di sini yang didominasi dengan pegunungan karang
gundukan rumput hijau dengan latar gunung karang
spot favorite wisatawan lokal
kondisi alam di sekitar primo piazza
kau akan melihat padang hijau dengan batuan di bagian belakang. cuaca di sini pun bukan segar melainkan panas, jangan tertipu dengan pemandangan hijau yang ada. persiapkan prlindung tubuh atau tabir surya supaya tidak terbakat matahari.
terik matahari yang begitu menyengat hari ini

doc: beberapa rista punya
-***-
previous:
next:
gyeongbokgung palace
kukira gyeongbokgung palace hanya wajib dikunjungi oleh mereka yang datang ke korea bersama tour agent. ternyata aku salah, sepertinya semua yang baru pertama kali ke seoul wajib berkunjung ke tempat ini. begitu juga denganku, rista sungguh-sungguh berniat memasukkan kunjungan ke gyeongbokgung palace pada itinerary hari pertama kami di seoul. alasannya simple, supaya di hari-hari terakhir bisa fokus belanja :)
gwanghwamun square
gyeongbokgung palace terletak di tengah kota dan menjadi landmark seoul yang sangat mudah dijangkau. berada di belakang gwanghwamun square, istana ini dapat diakses menggunakan bus maupun subway. gyeongbukgung palace semula adalah istana dari dinasti joseon yang didirikan pada 1395. istana yang memiliki 7.700 ruangan ini direstorasi pada abad ke-19 di bawah kekuasaan raja gojong. dan pada abad ke-20 mendapat serangan dari jepang.
gyeongbokgung palace map
saat ini komplek istana direstorasi perlahan menjadi 5 bangunan utama. walaupun sudah direstorasi namun kemegahannya tidak juga pudar. pemandangan latar belakang yang menyajikan landscape gunung bugak membuat istana ini semakin mempesona. gyeongbokgung palace dapat diakses melalui pintu samping jika kau mengambil rute dari bukchon hanok village. biaya masuk kawasan istana ₩ 3.000. tetapi kau akan bebas biaya masuk jika menggunakan hanbok. jangan khawatir, banyak penyewaan hanbook di sekitar istana dan bukchon hanok village.

kami memilih membeli tiket daripada menyewa hanbok -sekitar ₩ 10.000/2 jam- demi masuk gratisan. selain karena lebih murah, kami juga merasa lebih nyaman berkeliling dengan baju dan ransel yang kami kenakan dibandingkan dengan hanbok dan tas mungilnya. belum lagi mengingat tempat ini cukup luas dengan sebagian besar track berpasir dan tanah berdebu alangkah lebih baiknya menggunakan costume yang nyaman. aku sendiri penasaran apakah mereka yang berada di balik hanbook itu kegerahan atau tidak? 
national folk museum
dari pintu samping kau akan menemukan national folk museum of korea terlebih dahulu. jika kau tidak cukup banyak waktu atau justru tidak berminat mengunjungi istana, museum ini dapat menjadi salah satu opsi kunjungan. tapi sebelum mengunjungi gyeongbokgung palace ada baiknya membaca informasi tentang jadwal dan acara istana. kami melewatkan informasi rekonstruksi istana sehingga dalam saat kami datang ada beberapa tempat yang tertutup untuk publik.

hexagonal pavilion misalnya, saat itu ditutup dari pengunjung karena rekonstruksi jembatan kayu chwihyanggyo. jembatan penghubung ke hexagonal pavilion atau hyangwonjeong berada di tengah kolam yang disebut danau hyangwongji. rekonstruksi jembatan chwihyanggyo dilakukan untuk memindahkan jembatan kayu ke lokasi awalnya setelah sebelumnya dipindahkan karena jembatan aslinya hancur pada saat terjadinya perang korea.
hexagonal pavilion yang hanya dapat dilihat dari celah pagar pembatas karena sedang rekonstruksi
rekonstruksi dilakukan dengan mengeringkan kolam yang berada di sekeliling hexagonal pavilion. pavilion ini dibangun sekitar 1873 dan menjadi tempat terbaik untuk melihat gunung bugak dari dalam istana jika tidak sedang ditutup untuk umum. jadi kami harus cukup puas cukup dengan mengintip proses rekonstruksinya saja.
kanji di pintu samping geoncheonggung
bekas tempat istirahat raja
melanjutkan perjalanan ke bagian belakang istana kau akan menemukan geoncheonggung yang awalnya merupakan tempat peristirahatan raja. namun karena jenasah istri raja gojong dibunuh oleh jepang dibakar di dekat tempat peristirahatan ini maka raja tidak mau lagi menghuninya. tempat peristirahatan ini akhirnya dibongkar seluruhnya oleh jepang sebelum direkonstruksi kembali dan dibuka untuk umum pada 2007.
jibokjae
lukisan raja gojong yang menginisiasi pembangunan perpustakaan
di sebelah geoncheonggung terdapat jibokjae yang merupakan perpustakaan pribadi raja. untuk masuk ke tempat ini kau harus melepas alas kaki. terdiri dari 2 lantai, lantai utamanya menyimpan replika buku-buku yang sudah diterjemahkan dalam bahasa inggris. buku aslinya ada yang dipindahkan ke pemerintah jepang namun ada juga yang disimpan di universitas kyeongseong dan kyujanggak institute yang ada di universitas nasional seoul.

sayangnya perpustakaan kecil yang sekarang sudah dimodifikasi menjadi lebih modern ini tidak dapat digunakan untuk membaca koleksi seperti layaknya perpustakaan pada umumnya. kau hanya bisa melihat-lihat di sini karena penjagaan sangat ketat. bahkan ada larangan untuk duduk di kursi-kursi yang ada di sana. untuk beberapa koleksi juga ada larangan menyentuh atau mengambil gambar.
bagian dalam perpustakaan pribadi raja
koleksi perpustakaan yang sebagian besar adalah replika, tapi tetap mengagumkan terutama punggung buku yang bergambar naga
sebenarnya ada 1 tempat lagi di bagain belakang istana yaitu taewonjeon yang merupakan kuil istana. tetapi lagi-lagi karena alasan rekonstruksi, kami tidak tidak dapat mengeksplore lokasi ini. begitu juga dengan amisan dan gyeonghoeru pavilion. amisan merupakan taman yang dibuat lebih tinggi dari tanah di sekitarnya. sedangkan gyeonghoeru pavilion adalah aula khusus yang biasa digunakan untuk mengadakan jamuan istana. seperti halnya hexagonal paviliongyeonghoeru pavilion juga dikelilingi dengan kolam buatan dengan ukuran yang lebih besar.
bangunan serupa gudang di belakang amisan
terdiri dari 2 lantai dengan 48 pilar penyanggagyeonghoeru pavilion menggambarkan konsep yin yang. desain asli pilar di sini dihias dengan ukiran naga. namun ukiran ini tidak dibuat ulang saat rekonstruksi di abad ke-19. sedangkan jembatan penghubungnya masih mempertahankan ukiran 12 shio yang ada sebelumnya. 
masih bangunan di belakang amisan dilihat dari gyoenghoeru pavilion 
masuk ke komplek utama istana, dari bagian paling belakang ada gyotaejeon yang merupakan kediaman permasuri. bangunan yang ada saat ini adalah hasil rekonstruksi yang selesai dibangun kembali pada 1994. tempat ini dibangun karena raja ingin menjaga privasi sang ratu saat ada pejabat pemerintah yang datang ke kediaman raja. sedangkan kediaman raja yaitu gangnyeongjeon terletak di depan gyotaejon.
kalau jadi dayang kemungkinan beginilah kelakuan kami saat permasyuri tidak ada di gyotaejeon
sebenarnya raja tidak harus menemui pejabat pemerintahan di kediamannya. beliau hanya menemui tamu di kediamannya jika sedang sakit dan harus berada di tempat tidurnya. sedangkan kantor resmi kerajaan ada di sajeongjeon. kediaman ini terdiri dari 14 ruangan dengan 7 ruangan di setiap sisinya. sementara kamar utama raja ada di bagian tengah bangunan.
gangnyeongjeon
di depan sajeongjeonlah terletak bangunan paling besar yaitu geunjeongjeon. di tempat inilah terdapat singgasana tempat raja menyambut tamu resmi atau tamu asing serta memberikan pengumuman yang menyangkut kepentingan nasional. lukisan kerajaan yang sering dipasang pada acara-acara korea adalah replika dari lukisan yang ada di belakang singgasana ini.
singgasana raja
ornamen atap hiasan lain di dalam geunjeongjeon 
pengunjung dilarang masuk ke aula dan hanya bisa melihatnya dari luar saja. dimana di dalamnya terdapat banyak patung dan dekorasi lain dengan ornamen hewan asli dan mitos. di depan bangunan inilah terdapat lapangan besar yang biasa muncul di drama-drama kerajaan. sebenarnya ada pertunjukan khusus juga setiap sore. tapi ntah kenapa hari saat kami datang pertunjukan juga ditiadakan. langsunglah kami ke gerbang utama dimana ada atraksi penjaga gerbang. sebenarnya penjaga gerbang tidak melakukan sesuatu yang khusus, hanya berdiri diam. jadi mikir ini orang-orang dibayar berapa untuk berpose di depan gerbang melayani turis narsis yang ingin berfoto dengan mereka. apakah ini orang sewaan atau memang petugas istana sebenarnya. kalau menurutmu mereka siapa?
gwanghwamun gate

doc: beberapa rista punya
***
next: namsan tower
NewerStories OlderStories Home