china town bandung
"rhe ke hangzhou yuks sebelum asian games 2022"
"ga usah muluk-muluk, ke pecinan dulu aja kita sebelum ke china"

ya begitulah awal mula pembicaraan random yang membawa kami melangkahkan kaki ke china town bandung. didukung juga dengan kupon promo penginapan yang nyaris hangus. jadi fix, ini jalan-jalan murah dan banyak malas. rehat sejenak dari rutinitas.
china town bandung di kala malam
china town bandung terletak di pecinan bandung. tepatnya di jalan klenteng 41, dekat paskal dan kawasan kuliner cibadak. sebenarnya tempat ini sangat mudah dijangkau dari penginapan kami saat ke bandung sebelumnya. tapi kala itu kami terlalu malas untuk bepergian dan hanya asik di penginapan. sampai akhirnya kami harus kembali lagi untuk mengeksplor tempat ini. begitulah, selalu ada alasan untuk liburan bukan?

karena letaknya di tengah kota, maka kau tidak perlu susah-susah mencari akses ke sini. bahkan dengan gocar atau grabcar pun ongkosnya tidak sampai 20 ribu dari terminal leuwi panjang. tinggal duduk manis, ga perlu uyel-unyelan, ga kepanasan dan sampailah di tujuan. google maps ready!
tiket masuk china town bandung
pengunjung harus membayar tiket seharga 30 ribu untuk masuk ke china town bandung. ini harga tiket saja, not include free drink or free snack coupon seperti beberapa tempat wisata bandung. hanya saja, di dalam kampung china ini, pengunjung bebas menyaksikan pertunjukan yang ditampilkan hari itu. jenis pertunjukannya pun berbeda, jadwalnya dipajang di samping pintu masuk. kebetulan jadwal pertunjukan hari ini adalah barongsai.
pertunjukan barongsai di panggung taman china town
barongsai yang di-install di samping panggung taman
barongsai adalah tarian tradisional tiongkok yang secara umum memiliki 2 jenis yaitu singa utara dan singa selatan. singa dalam kepercayan tiongkok melambangkan keberanian, stabilitas dan keunggulan. menurut kepercayaan asli, tarian ini dilakukan untuk mengusir roh jahat seperti siluman dan hantu. namun pada perkembangannya tarian ini menjadi pertunjukan yang dapat ditonton semua kalangan karena ketegangan yang terasa selama atraksi. kadang bahkan kau bisa bertemu dengan singa-singa yang cute dan genit seperti yang dipertunjukkan di sini.
open space food court
in door food court yang tidak terlalu ramai, mungkin karena bukan jam makan
food court out door yang sama nasibnya, ga banyak orang yang makan
menurutku pada dasarnya china town bandung adalah food court yang dikemas dengan konsep wisata kekinian. karena merupakan food court jadi jangan kaget jika ada larangan membawa makanan dan minuman ke dalam kampung china. ikutin saja, supaya pedagang yang di dalam bisa bertahan dan tempat ini masih tetap buka. tenang, harga di makanan dan minuman di sini masih relevan. walaupun ada pemeriksaan tapi petugasnya ga segarang de voyage.
bayar kopi pakai flazz, ga nyangka ternyata rasanya cukup memuaskan
bayar bihun kuah pakai flazz, porsinya cukup sebagai modal mengeksplorasi tempat ini dengan kenyang
sebagai catatan, di sini uang tunai tidak berlaku. semua transaksi menggunakan uang elektronik untuk pembayaran. jangan khawatir, jika saldo flazz atau e-money kau menipis, ada kasir khusus untuk top up saldo. selain itu beberapa kedai sudah membuka opsi pembayaran menggunakan gopay maupun ovo.
kios fashion dan penyewaan costume
kios waroeng jadoel yang banyak menjual perabot dengan ilustrasi ayam jago
ada 77 kios dari UKMK kota bandung dengan dagangan yang beragam. mulai dari fashionkerajinan tangan dan yang paling banyak adalah kuliner. menu yang dijual beraneka ragam mulai dari makanan khas tionghoa sampai dengan kuliner lokal bandung. kios pedagang ini ditata pada deretan bangunan yang memakai konsep pecinan dengan unsur khas tiongkok
dekorasi khas tionghoa
kios minuman
banguan yang ada juga disesuaikan dengan budaya tionghoa yang memudahkan pesanan dan pembayaran. proses pembuatan makanan juga dapat dilihat oleh pembeli. ditambah dengan perpaduan ornamen tionghoa dan sunda, tempat ini menjadi sangat menarik untuk kau yang suka fotografi maupun wisata selfie dengan berbagai alasan.
kios makanan dengan proses pembuatan yang dapat dilihat pembeli
yang narsis, baris! sini ada banyak tempat cantik tapi ga bisa kami jepret dengan cantik
pertama, penerapan tata ruang tionghoa. masyarakat tionghoa menerapkan tata ruang dari penjabaran pemikiran confusius yaitu inner court atau country yard. jadi walaupun terdiri dari 77 kios tetapi tetap akan menemukan ruang terbuka yang luas. penataan ruang terbuka ini membentuk dunia kecil mereka sendiri.
open space di sekitar panggung utama, cukup luas bahkan untuk gegoleran
penerapan feng sui, keseimbangan seperti air yang mengalir
kedua, bangunan khas etnis tionghoa. selain kedai-kedai yang menambahkan tulisan berbahasa china dan ilustrasi ayam jago, ada juga properti yang memperkuat nuansa tionghoa. properti ini tidak hanya khas budaya tionghoa tetapi juga ada yang bernuansa vintage seperti barang antik yang diproduksi pada masa lalu. semacam pulang ke rumah eyang.
ruangan yang didekorasi bergaya vintage dangan koleksi barang-barang lama
ntah ini vintage ala china atau jepang? lokasinya di kampung china tapi nuansanya lebih mirip jepang
ornamen oriental
pola geometris juga memperkuat nuansa pecinan. pola ini sering dijumpai pada jendela dan pintu yang ada di sini yang sering disebut ornamen oriental. selain itu warna yang banyak digunakan di sini adalah warna-warna yang memiliki arti tersendiri untuk budaya tionghoa.
bangunan yang didominasi warna khas tionghoa
warna merah melambangkan antusiasme, semangat dan keberuntungan. spot paling menarik dengan warna merah adalah jembatan di atas kolam di bagian belakang. sedangkan warna kuning melambangkan kesetiaan, kesungguhan dan kesucian. warna kuning yang netral banyak dijumpai sebagai warna kedai atau bangunan-bangunan di sini.
jembatan merah icon china town bandung
deretan bilik selfie town
daya tarik ketiga adalah banyaknya spot yang secara khusus di-install sebagai photo spot yang dinamai oleh pengelola sebagai selfie town. ada 6 bilik berderet yang didalamnya di-install dengan tema dekorasi yang berbeda untuk memuaskan hasrat foto kau. itu belum termasuk dengan candy land dan aneka ornamen yang dipasang di ruang terbuka. ada juga ruang-ruang lain yang tidak digunakan sebagai kios tetapi di-install dengan koleksi khas tionghoa maupun nuansa vintage
selfie town 1st room: dahlia in the middle of sunflower field, it's hard to capture good angle of us
selfie town 2nd room: masih dengan nuansa bunga-bunga tapi kok creepy dengan lorong merah darah
selfie town 3rd room: lost in somewhere?
selfie town 6th room: into the space
selfie town 5th room: movie tunnel
selfie town 6th room: infinity
selain instalasi ruangan, di sini juga ada ilustrasi menarik yang dilukis pada tembok maupun pintu seperti halnya di kawasan jalan sudirman. ilustrasi di sini sangat bervariasi menyesuaikan sudut dan letak yang tersedia. selain itu hiasan lampion juga ikut mempercantik kampung china di malam hari. sentuhan lampion memberikan nuansa modern pada bangunan tradisional yang bergaya vintage.
wall painting dengan warna khas kampung china 
wall painting bangunan kampung china
wall painting perkampungan china
wall painting barbershop
wall painting tante galak, mana yang lebih galak?
banyaknya lampion di sini juga berasal dari budaya tionghoa dimana lampion menggambarkan keberkahan dan harapan. lampion yang menyala terang menyimpan harapan supaya dibimbing di jalan yang lurus dan tepat.
instalasi lampion
dekorasi di kala siang, kerlapi-kerlip di kala malam
warna-warni malam ketika lampion dinyalakan
dominasi instalasi lampion saat malam datang
walaupun tampak seperti tempat bersenang-senang ternyata tempat ini cukup menyimpan peninggalan budaya dan sejarah. sekeping sejarah yang dapat kau cicip supaya tidak hilang dari masa lalu ada di bagian museum china town bandung. sebenarnya museum ini ada di ruangan kecil setelah pintu masuk. tidak tampak menarik tapi banyak yang tersimpan di dalamnya.
suasana malam di china town bandung
bandung china town museum, ruang kecil dengan banyak kenangan
dari plakat yang terpasang, ternyata museum ini sudah ada sejak 2017. di dalamnya tersimpan koleksi memorabilia, barang dan perabotan khas tionghoa serta sejarah etnis tionghoa masuk ke bumi nusantara sampai menetap di tanah sunda. di sini diceritakan bahwa bangsa tionghoa pertama kali datang ke nusantara melalui ekspedisi laksamana cheng hoo saat membuka jalur sutra keliling dunia. dari ekspedisi tersebut perlahan-lahan bangsa tionghoa mulai berdatangan ke pulau jawa.
don't touch, plakat peresmian bandung china town museum, semua serba abu-abu
pecinan bandung terbentuk karena kerja sama pemerintah dan masyarakat kampung china. ada 2 alasan yang mendasari yaitu alasan sosial dan politis. alasan sosialnya adalah keinginan masyarakat tionghoa untuk hidup berkelompok karena adanya perasaan aman dan saling membantu. sedangkan alasan politis muncul karena keterkaitan sejarah saat pemerintahan hindia belanda mengkosentrasikan masyarakat tionghoa supaya lebih mudah diatur. kebijakan masa lalu itu dikenal dengan wijikenstelsel yang menganggap kedekatan pribumi dan tionghoa membahayakan pemerintahan. jadi kalau sekarang ada jarak antara warga tionghoa dan pribumi, bisa jadi bukan karena eksklusivitas kelompok tetapi karena peninggalan sejarah yang tidak juga pudar seperginya penjajah.

jadi apakah kau penasaran dengan sejarah yang tersimpan di sini? atau sekedar ingin wisata selfie? bagi ceritamu denganku ya. -***-
doo-baki guesthouse
strategis, aman, nyaman. dan kalau bisa, murah -pastinya-. itu standar kami dalam menentukan penginapan. tidak ada person khusus yang bertugas mencari penginapan. siapa yang tertarik dengan suatu kota, dialah bertanggung jawab dengan penginapannya. dan kali ini kami cukup beruntung mendapatkan penginapan sesuai standar dan... banyak bonusnya.
menghidupkan yang mati, suka dengan konsep pajangan dinding ini dengan memanfaatkan barang-barang mati namun memberi kesan segar
doo-baki guesthouse terletak di pusat gyeongju, tidak jauh dari komplek cheonmanchong. bahkan 1 blok dari sini terdapat makan kuno yang belum bernama. kau bahkan bisa mencapai penginapan ini dengan berjalan kaki dari terminal gyeongju, tidak sampai 15 menit, jika kau terlalu malam sampai di kota ini. pilihan makanan pun banyak, mulai dari jungang market sampai komplek kuliner di sekitar cheonmanchong seperti dosol maeul.
koleksi foto perjalanan owner doo-baki, apakah kau melihat pemandangan di indonesia?
tidak hanya fasilitas di sekitar penginapan yang memanjakan, bagian dalamnya pun tak kalah menyenangkan. dikelola oleh seorang traveler dari jepang yang menetap di korea, penginapan ini sangat memfasilitasi kebutuhan para penghuninya. pemiliknya menunggu setiap tamu yang datang sesuai dengan reservasi, walaupun nanti di pagi atau siang hari para staff menggantikannya. kau pasti akan bertemu si pemilik yang fotonya terpampang di sepanjang dinding lobby karena dia punya komitmen untuk mengenal semua tamunya.
female dorm kami ada di paling ujung, pintu hijau. no picture inside karena menhormati penghuni yang sudah ada sebelumnya
bangunan 4 lantai memiliki beberapa tipe kamar, kami memilih female dorm 4 person dengan fasilitas kamar mandi dalam. dan sesuai standard korea, di kamar kami pun terdapat hairdryer dan catokan. yups, tidak perlu khawatir untuk kau yang harus all out saat keluar rumah. pemiliknya sangat memperhatikan kenyamanan para penghuninya.
4 lantai tanpa lift tapi penghubung antar lantainya dimanjakan dengan pajangan beginian, ga akan bosan
belum lagi space antar lantai yang tidak dibiarkan begitu saja dengan meletakkan pajangan yang menggemaskan. teddy bear yang gagal kami jumpai di sokcho ternyata bisa kami temukan beberapa di sini. yang paling aku suka adalah kitchen and dinning room-nya. saat kami datang di malam hari ruangan ini ramai dengan penghuni dan pemilik yang saling bertukar cerita. sementara di pagi hari ramai dengan para penghuni yang menyiapkan sarapan sebelum beraktivitas.
dinning room, enak buat makan, nyaman buat ngobrol
dapur doo-baki, bebas pakai selama dibersihkan seperti semula
barang dan bahan dasar seperti telur dan aneka saus tersedia di dapur. kau bisa memasak aneka menu yang kau inginkan karena semua alat masak tersedia di sini. tentunya bahan makanannya membeli sendiri, kecuali telur yang selalu di-refill setiap pagi. kulkas pun disediakan untuk menyimpan bahan makanan penghuni selama diberi label pemiliknya sebelum disimpan. sayang aku hanya semalam di gyeongju sehingga tidak mengutilisasi dapur yang ada.
basement doo-baki yang semacam aula pertemuan
lazy room, ada banyak koleksi buku, tinggal nunggu yang bisa main gitar :D 
basement penginapan juga disulap menjadi semacam ruang hangout. aku yakin kau ga akan mati gaya jika seharian di penginapan. koleksi buku dan alat musik ada, meja panjang untuk kumpul bareng pun ada. dan lagi-lagi, dinding di basement pun diubah menjadi galeri foto perjalanan dari pemilik penginapan.
koleksi mata uang perjalanan owner doo-baki. ini belum semua, sepertinya semua negara sudah dikunjungi pemiliknya
aku tidak berhasil meng-capture koleksi foto sang pemilik saat di indonesia. tapi dari koleksi uang receh yang dipajang di dinding, aku menemukan rupiah di sana. fix, pemilik ini sudah traveling ke berbagai negara sehingga bisa mengelola penginapan dan menyambut tamunya, bukan sebagai tamu tetapi keluarga. seakan pulang.

doc: beberapa rista punya
hotel abby by the river town
ada 2 travel mate yang paling sering jalan bersamaku, dahlia di dalam negeri dan rista keluar negeri. tetapi kali ini aku memilih jalan sendiri. selain karena tiket hadiah kuis yang nyaris hangus, perjalanan dadakan ini juga tidak sesuai dengan jadwal mereka berdua. untung saja destinasi kotanya cukup memanjakan untuk solo traveling.
lokasinya mudah ditemukan karena tepat di samping sungai setelah jembatan
ipoh merupakan kota yang ramah untuk pejalan kaki, terutama di old city. selain banyak destinasi wisata sejarah, juga banyak destinasi wisata kuliner. dan semuanya bisa ditempuh dengan berjalan kaki seharian. dengan banyaknya pilihan ini maka aku pun memilih penginapan yang dekat dengan old city. selain mempermudah akses, kalau capek pun bisa break bobo' siang dulu di penginapan sebelum melanjutkan perjalanan.
sungai di samping hotel, maunya sih duduk-duduk di tepi sungai tapi ga ada bangkunya
ipoh di pagi hari dilihat dari sungai samping hotel, masih ada lampu kota yang belum padam
pilihanku jatuh pada hotel abby by the river town. dan benar, penginapan ini tepat berada di samping sungai dengan pemandangan senja dan pagi hari yang menenangkan. aku sengaja memilih dorm karena kali ini aku traveling sendirian. tapi siapa sangka ternyata pelayanan di sini sangat memuaskan. walaupun aku memilih mixed dorm dengan harga lebih murah dibanding dengan female dorm, tapi kenyataannya room mate-ku cewek semua. ntah karena ini negara islam atau memang service mereka yang memuaskan dengan meng-upgrade mixed dorm yang kupesan menjadi female dorm.
kamar dengan ranjang tingkat khas dorm, tirai sengaja ditutup karena barang berserakan
kamar mandi bersama yang ada di dalam kamar, tidak harus keluar kamar malam-malam
fasilitasnya pun cukup memuaskan untuk standarku. fasilitas kamar dengan kamar mandi dalam, 6 bed dan ruang yang cukup lengang jika kau butuh space untuk packing tanpa mengganggu penghuni lain. dan walaupun dorm, tapi privacy tiap penghuninya tetap terjaga karena tirai yang ada di setiap bed. juga laci penyimpanan untuk masing-masing penghuni.
view ipoh dari roof top hotel 
open space roof top yang kalau beruntung bisa sarapan ditemani kawanan burung perkutut 
selain fasilitas kamar, yang paling aku suka adalah roof top-nya. bebas akses sepanjang hari terutama saat breakfast dihidangkan. walaupun makanan dan kopinya tidak seenak kopi ipoh yang terkenal, tapi suasana dan view-nya memanjakan
roof top yang sepertinya seru kalau malam
sayangnya baru sempet berkunjung saat sarapan, inget ngejepret pun saat udah kenyang 
sedikit sesal adalah tidak mencoba mendatanginya di kala malam karena adanya pemanggang dan hammock -ayo angkat gelasmu kawan-. pasti seru bertukar cerita perjalanan di antara penghuni. bahkan ketika aku keluar penginapan pun, mereka yang kutemui selama sarapan memberikan ucapan perpisahan. inilah keseruan solo traveling saat kau tidak memiliki barrier dengan penghuni lain
-***-
previous:
next:
NewerStories OlderStories Home