di era digital ini, pilihan destinasi wisata bertambah. tidak hanya wisata alam, kuliner dan budaya tetapi juga lokasi yang membuat media sosial-mu menarik. keunikan suatu tempat tidak hanya dinilai dari cerita yang ada di dalamnya tetapi juga bagus tidaknya lokasi tersebut di-posting di media sosial. gamcheon culture village misalnya, tidak hanya menawarkan pengalaman berkeliling di desa tetapi juga berbagai dekorasi cantik untuk kontenmu.
![]() |
mujigae, warna-warni jaman mural village |
![]() |
winter at jaman mural village, little man with big snowman |
begitu juga dengan jeonju, selain jeonju hanok village di sini juga terdapat jaman mural village yang menyajikan warna-warni lukisan dinding. berbagai tema menghiasi rumah warga yang berada tak jauh dari akses masuk jeonju hanok village. jaman mural village dapat diakses dengan menyeberangi jembatan yang berada di depan jeonju hanok village sign. mulai dari sini kau bebas berkeliling desa untuk menemukan lukisan yang kau suka.
![]() |
belokan ke kiri akan menuju pemukiman warga biasa |
![]() |
sedangkan belokan ke kanan akan mengarah ke jama mural village |
![]() |
aeni, isilah untuk kartun korea. cha tae hyun pernah mengatakan di 1n2d kalau ibunya menjadi pengisi suara dari aeni ini |
![]() |
can you imagine how the spiderman reach the green goblin? |
beberapa cafe juga dihias menarik secara visual. sayang saat kami datang mereka belum buka sekedar untuk sarapan. untuk yang datang dengan pasangan, ada juga mural-mural dengan nuansa romantis yang pasti menarik untuk posting-an media sosial.
![]() |
꼬지따뽕 cafe, lagi-lagi masih tutup jadi ga sempat coba |
dan di antara warna-warni ini, kau tetap bisa menemukan nuansa sejarah di dalamnya. terselip di antara rumah-rumah dengan lukisan dinding, terdapat imokdae, semacam bangunan kecil dengan batu ukir di dalamnya. batu peringatan ini diukir dari tulisan gojong, raja ke-26 dinasti joseon yang mencoba menolak jatuhnya joseon sebelum akhirnya menjadi raja terakhir. batu imokdae konon berisi tulisan bahwa kakek buyut raja taejo tinggal di sana sebelum meninggalkan jeonju.
![]() |
두이모카페, penasaran dengan bagian dalam yang tidak berhasil aku intip karena masih belum buka |
![]() |
the secret world of arrietty, zona ghibli adalah bagian favoritku sebelum menemukan imokdae |
![]() |
princess mononoke, did you enjoy it? |
![]() |
howl's moving castle, don't let me go |
di seberang imokdae terdapat omokdae dengan bentuk serupa. batu peringatan ini ditujukan untuk mengenang raja taejo yang berhenti dalam perjalanan pulang setelah kemenangannya mengalahkan jepang di puncak unbong, gunung hwang. berbeda dengan imokdae, di sebelah omokdae terdapat anjungan yang mewakili jeonju sebagai 'rumah joseon'. kota dimana raja pertama tinggal sekaligus raja terakhir meletakkan monumen dengan tulisan dari darah dan air matanya sebagai raja terakhir.
![]() |
omokdae yang lebih terbuka dengan area sekitar yang lebih luas dan pavillion di sebelahnya yang menggambarkan jeonju sebagai rumah joseon |
![]() |
pavillion omokdae |
0 comments:
Post a Comment