pelataran bawah waroeng tedoeh
mencari yang teduh di tengah panasnya jogja, cobalah melipir ke barat daya. di antara perbukitan kapur sambikerep, kasihan, bantul, kau akan menemukan rumah makan yang tidak biasa. waroeng tedoeh, berada di bibir lembah dan mengusung tema menyatu dengan alam. menyediakan banyak ruang terbuka walaupun tetap beratap.
akses masuk waroeng tedoeh yang berada lebih rendah dari jalan utama, untuk masuknya masih melalui banyak tangga turun
untuk mencapai tempat ini, pastikan kendaraanmu dalam keadaan fit. naik turun bukit adalah jalur yang harus dilewati mengingat lokasinya di bibir lembah bukit kapur. kontur lembah pun dimanfaatkan dengan baik sehingga hampir semua spot di rumah makan ini memiliki sirkulasi udara alami
banyak tangga yang didominasi dengan bebatuan
dan ruang terbuka masih dengan konsep bebatuan
sesuai dengan namanya, tempat ini berusaha memberikan keteduhan bagi pengunjungnya. banyak pepohonan ditanam di sela-sela lokasi out door yang membuat tempat ini terasa nyaman. keunikan lainnya adalah cara mereka memaksimalkan batu kapur penyusun kawasan ini. mereka menatanya cantik menjadi dinding ataupun tangga penyusun yang mendominasi bangunan di sini, walau ada juga beberapa sentuhan tradisional
ruang out door tetap teduh karena pepohonan di waroeng tedoeh, sedang ruang semi indoor memiliki sirkulasi udara bagus
sentuhan tradisional dapat ditemui di beberapa meja lesehan, terutama dari furniture dan bentuk bangunan
furniture yang digunakan mayoritas terbuat dari kayu memperkuat konsep menyatu dengan alam. walau ada juga daur ulang barang kuno seperti pompa air yang digunakan sebagai wastafel. atau kandang sapi yang diubah menjadi bilik makan. bahkan lesung atau penumbuk padi dan mesin jahit manual yang digunakan sebagai hiasan. 
memberdayakan barang kuno tidak hanya sebagai hiasan tetapi juga memiliki fungsi untuk pengunjung. ps: pompa air ini tidak dibisa dipompa seperti fungsi awalnya, perhatikan baik-baik dan kau akan tau bagaimana cara air keluar.
menu makanan waroeng tedoeh
tidak hanya suasana bangunan tradisional yang dihadirkan di sini tetapi juga menu makanannya. ingkung tenong menjadi salah satu andalan. bercitarasa tradisional dan sangat khas jogja, manis. daging ingkungnya empuk dapat disantap semua usia. tetapi untuk orang tua, sebaiknya duduk di lokasi atas sampai tengah. banyak tingkat ke bawah, tetapi perhatikan juga waktu dan tenaga yang harus digunakan untuk kembali ke atas. 
menu minuman waroeng tedoeh
walau pesanan kami tak kunjung datang, tetapi menunggu dengan view memanjakan seperti ini... ku takkan bosan
menu dan lokasi waroeng tedoh menjadi pilihan tepat untuk acara pribadi, kelompok maupun keluarga besar. dapat menjadi alternatif lokasi buka puasa, meeting kantor ataupun arisan keluarga. konturnya yang bertingkat membuat suara antar tingkatan cepat terbawa angin dan tidak menimbulkan kegaduhan bagi pengunjung lain. privacy pun terjaga jika kau melakukan pemesanan pada ruang-ruang tertentu.
paket ingkung potong waroeng tedoeh plus wedang asem. pesanan rista tidak kejepret
dan untuk pertemuan dengan banyak orang, aku sarankan book meja ini, pemandang tebingnya juara, udaranya enak, suaranya ga ganggu orang
tempatnya cantik, menunya unik. penasaran? siapkan segera untuk melaju ke sana. -***- 
NewerStories OlderStories Home