![]() |
menuju bukit st. paul |
"starry nights, city lights coming down over me
skyscrapers and stargazers in my head
are we we are, are we we are the waiting unknown
this dirty town was burning down in my dreams"
#are we the waiting-green day
ada yang suka melihat kota dari ketinggian? lokasi ini wajib dikunjungi jika kau memang penyuka pemandangan seperti itu. tapi aku menyarankan untuk mengunjunginya di siang hari, karena agak creepy di malam hari. minusnya, aku tidak bisa menikmati suasana lampu kota. tapi pemandangan dari bukit st. paul memang lebih ke arah laut dibanding ke kota melaka.
![]() |
crave stone |
- dari stadthuys jalan kaki sedikit menjauh dari red square
- di sebelah kiri ada gerbang masuk untuk mulai menandai bukit st. paul
bukit st. paul awalnya bernama malacca hill sebelum berganti nama menjadi mary's hill pada saat portugis menduduki melaka. portugis membangun lokasi ini sebagai perlindungan kota melaka dari serangan belanda. sebagai perlindungan awal dibangun benteng a famosa yang menghadap ke sungai. sekarang benteng ini hampir musnah akibat serangan belanda selama 7 bulan pada masa itu dan yang tersisa tinggal sebuah gereja yang berada pada posisi lebih tinggi.
![]() |
pemandangan di dalam dan luar reruntuhan gereja |
puncak bukit menjadi destinasi utama selain karena akhir perjalanan tapi juga karena adanya sebuah bangunan bekas gereja. reruntuhan gereja ini awalnya merupakan bangunan gereja portugis sebelum dibangun gereja baru dengan pengaruh belanda di red squre. walaupun merupakan reruntuhan, tapi gereja ini tidak kehilangan sejarah dan kemegahannya. sayangnya, dengan nilai sejarah yang kental bagunan ini dapat dibilang kurang terawat, sampai tangan patung santo fransiskus xaverius yang di depan gereja dibiarkan patah.
![]() |
bersama patung st. fransiskus xaverius yang sudah buntung |
di bagian dalam, sudah tidak tersisa interior gereja, justru mirip dengan makam karena banyak ditemukan nisan-nisan kuno. umur batu nisan bahkan ada yang sejak tahun 1650. walaupun berfungsi sebagai nisan, batu-batu kuno ini memiliki daya tarik khusus karena desain yang menarik. desain dibuat personal sesuai orang yang bersemayam di dalamnya. salah satu yang menarik perhatianku adalah nisan yang menandakan makam sepasang kakak beradik yang meninggal karena penyakit endemik saat itu. mereka dimakamkan dalam satu nisan untuk tetap saling menjaga walau sudah tidak di dunia lagi. seakan mengingatkanku akan betapa eratnya hubungan darah.
![]() |
nisan yang mengingatkan eratnya hubungan darah |
![]() |
seniman di atas bukit |
-***-
related posts:
- next: benteng a famosa
0 comments:
Post a Comment