selamat datang di wisata gunung pancar
"in the jungle, the mighty jungle
 the lion sleeps tonight
 in the jungle the quiet jungle
 the lion sleeps tonight"

#the lion sleeps tonight-the tokens

main-main selanjut na memang ke hutan -cuma ga ketemu lion-. hutan pinus gunung pancar atau lebih sering disebut dengan wisata gunung pancar menyajikan hutan pinus -tentu na- dan fasilitas wisata alam yang lain.

how to get there:
- dengan mobil sewaan (400 rb mobil doang, belum termasuk bensin, tips, uang makan supir, uang tol dll) jalan dari jakarta-sentul ke arah jungle land
- perempatan sebelum masuk jungle land belok ke kanan, jalan na agak menanjak
- ikuti jalan, klo ketemu pertigaan -dijaga 2 orang berbaju hansip yang minta pungutan setiap kita melintas- ambil jalan yang ke kanan sampai ketemu gerbang retribusi (9 rb/orang, 15 rb/mobil)
memasuki hutan pinus
wisata gunung pancar merupakan salah satu kawasan wisata alam di daerah sentul. sebutan gunung pancar berasal dari warga lokal yang mempercayai keberadaan bukit ini sebagai pondasi atau pasak saat bumi masih rata supaya tidak terjadi gempa. nama 'pancar' sendiri arti na yang muncul pertama.

sebutan gunung seperti na kurang tepat untuk lokasi ini karena hanya berupa daerah tanjakan dari arah jalan raya -bahkan untuk disebut bukit aja rhe masih ragu-. ketidaksetujuan ini didukung oleh kontur tanah yang tidak terlalu tinggi dan suhu udara yang relatif normal serta cenderung panas, bukan hawa sejuk pegunungan atau dataran tinggi pada umum na.
hutan pinus
sedangkan untuk hutan pinus na, bolehlah sedikit dilirik. buat yang paham botani, di sini bisa ditemukan berbagai jenis tanaman selain pinus seperti rasamala, puspa, rotan, jamuju, saniten dan masih banyak lagi. kata na beberapa jenis satwa juga bisa ditemui. walo sebenar na rhe ragu dengan info ini cz kondisi ramai seperti na tidak memungkinkan untuk satwa liar -yang peka terhadap keramaian- berkeliaran seenak na -selain ular ya-.
look up
gunung pancar memang menyajikan pemandangan hutan pinus sebagai daya tarik utama. kebanyakan orang hanya menikmati susunan pinus yang -kata na- bisa menyerap hawa negatif ini. ga usah khawatir dengan tracking di tengah hutan cz di sini sudah ada jalur batu di tengah pepohonan pinus. buat mereka yang malas berjalan kaki menikmati hutan, rimbun na pinus bisa langsung dinikmati di tepi jalan raya, langsung dengan kendaraan bermotor. biasa na orang-orang seperti ini hanya berfoto dengan latar belakang pohon pinus dari mulai gaya kalem sampai monyong -menurut irfan-. terserahlah pengunjung lain bebas mau ngapain, mereka bayar ongkos masuk na sendiri ini.

hutan pinus ini sebenar na merupakan camping ground yang biasa digunakan untuk out bond ayau kemah. ada beberapa jenis camp yang disediakan di sini. buat mereka yang memang suka berpetualang di alam dan mau susah ada camping ground untuk mendirikan tenda sendiri. yang semi petualang tapi malas mendirikan tenda, ada tenda tentara yang sudah berdiri dan siap pakai untuk disewakan ke pengunjung. 
tenda tentara di camping ground
sementara bagi mereka yang terbiasa dengan kenyamanan, jangan ragu untuk tetap menikmati bermalam di hutan pinus karena di sini juga disediakan penginapan dengan bangunan permanen. kurang tau fasilitas di dalam na seperti apa cz memang ga berminat menginap di sini -n ga liat liat juga-. buat yang bangun tenda sendiri maupun nyewa, jangan khawatir dengan fasilitas toilet cz banyak tersedia di tengah camping ground. 

salah satu kawasan camping ground yang kami kunjungi aja terdapat 8 toilet bersih. cukup untuk membersihkan diri setelah bermain air di curug barong dan leuwi hejo. fasilitas kamar mandi di sini jauh lebih baik dan bersih dibanding di curug. tapi dengan syarat bersedia nahan dingin dan basah dari curug ya ;)
kelar basah-basahan n gegulingan
selama perjalanan dari curug ke gunung pancar baju yang kami kenakan sudah nyaris kering. alhasil keinginan mandi pun berganti dengan kesempatan narsis n gegulingan di rumput hijau yang tersebar luas di antara pepohonan pinus. gagal sudah mandi dan bebersih. tapi jika mau lebih bersih lagi, di lokasi ini juga terdapat pemandian air panas. letak na di ujung pertigaan setelah hutan pinus. ambil jalan lurus ke arah pemandian yang bisa dilalui dengan tambahan bea masuk 10 ribu.
ntah apa yang mereka lakukan
sayang na kami lebih tertarik menikmati hijau na rumput dan pepohonan pinus dibanding air panas -udah puas main air seharian- sebelum lapar memanggil kami untuk beranjak. buat yang gemar dengan wisata alam, lokasi ini bisa diselipkan dalam destinasi trip. tapi untuk menjadi tujuan utama seperti na ga terlalu worthed, kecuali memang berniat ngecamp atau bermalam di sini. btw, buat yang pengen ngecamp harap menyiapkan safety secukup na karena kata na di sini masih banyak ular berkeliaran. jangan sampai masuk ke tenda kalian ya :)
saat kata ga bisa terucapkan
-***-
related posts: 
atraksi bocah
"gom se-ma-ri-ga han-jib-e is-seo
 a-ppa-gom, eom-ma-gom, ae-gi-gom
 a-ppa-gom-eun ttung-ttung-hae
 eom-ma-gom-eun nal-ssin-hae
 ae-gi-gom-eun neo-mu kwi-yeo-wo
 eu-sseuk eu-sseuk jar-han-da"

#gom se ma ri-children's choir 

ada yang tau itu lagu dari mana? buat penggemar korea pasti udah langsung tau. lagu yang sering dinyanyikan oleh daehan-minguk-manse ini mengisahkan tentang keluarga beruang. tapi jalan-jalan kami bukan untuk mengunjungi beruang ya :p. cuma, lagu ini langsung terlintas pas sampe di leuwi hejo. kenapa? -ntar ya-

how to get there:
- sama dengan cara ke curug barong
- ambil jalan ke bawah setelah bayar retribusi masuk (10 rb) -kalo curug barong ke atas-
jembatan kuning
curug yang nama na tidak sesuai dengan kenyataan ini ternyata sudah ramai dengan pengunjung. penuh cendol dimana-mana. bahkan untuk nyeberang jembatan bambu juga harus ngantri. inti na bikin males. diperparah lagi karena kami baru aja menikmati pemandangan biru na air curug barong dan sekarang harus melihat curug butheg -bahasa jawa dari keruh-. padalah kalo dari arti nama na -sesuai bahasa sunda- leuwi bearti bagian yang dalam atau ujung sungai. sedangkan hejo arti na hijau.

kenyataan yang ada di lokasi adalah curug dengan air coklat keruh yang sama sekali tidak memberikan pemandangan hijau. bahkan air jernih aja susah ditemukan -termasuk air di fasilitas toilet na-. hanya ada satu spot dengan kucuran air kecil yang masih dilalui air cukup jernih dan bisa digunakan untuk bebersih. lokasi na nyempil di sebelah kiri aliran sungai yang sering lolos dari pandangan pengunjung. melihat kondisi na, nama leuwi hejo seperti na lebih cocok sebagai julukan untuk curug barong. mungkin memang penduduk sini salah mengartikan nama yang ngehits di kalangan blogger dan pengguna media sosial ini. better, papan petunjuk na di ganti atau leuwi hejo kembali ke nama awal milik penduduk lokal.
spot yang air na masih bening
pemandangan yang lebih ga bikin sumpek dibanding cendol yang memenuhi curug adalah anak-anak yang bebas bermain di sini. salah satu alasan kenapa tadi tiba-tiba teringat lagu  gom se mari, sebuah lagu dari masa kanak-kanak. chilhood yang masih merasakan bermain dengan alam, tidak hanya dihabiskan di dengan gadget. seakan curug ini adalah kehidupan alami mereka. rhe aja cukup was-was kecemplung sementara seorang bocah dengan santai na berkali-kali loncat k curug yang akhir na malah menjadi atraksi tersendiri bagi pengunjung atau mereka pemburu foto.
lahan bermain alami bocah
selain cowo' kecil tadi ada anak-anak lain yang juga asik sendiri bermain di sini atau menikmati spot-spot yang ada. ini adalah kawasan bermain mereka yang seperti na mulai berkurang dirambah kami para pengunjung. setidak na anak-anak di sini tidak dilatih atau memiliki mental meminta-minta seperti kebanyakan bocah yang ada di tempat wisata lokal yang mulai berkembang. kalo ga, makin ga nyaman lagi berwisata di sini. 
dia yang nyaman di ayunan na
antara senang dan miris, saat melihat anak-anak ini tertawa riang tapi juga melamun terkadang. ntah sudah bosan bermain, ga punya teman atau karena merasa tempat yang biasa mereka gunakan perlahan mulai tergusur dengan kedatangan dari pengunjung-pengunjung baru. tapi seperti na keberadaan pengunjung cukup memuaskan bagi orang tua mereka yang bisa meningkatkan ekomoni lokal baik dari retribusi masuk maupun usaha perdagangan dengan membuka warung di sana.

saking ga ada aktivitas atau usaha untuk menikmati lokasi ini -bahkan untuk foto narsis aja susah-, akhir na yang bisa dilakukan adalah duduk-duduk sambil ngeringin baju. mo ngebersihin badan air toilet na juga tetep kotor. jadi separoh berjemur kami pun duduk-dudk di pinggiran sungai. sebuah moment yang bisa digunakan untuk akhir na membidik masing-masing teman jalan kali ini.
mba'endah yang tertarik dengan pose si bocah
with ima yang susah banget di foto sendirian -selalu nempel di orang :D-
delima yang sebisa mungkin pengen berpose headstand di setiap tempat
semi aka ipin setelah kelar ngemodisin cewe' di belakang na
irfan yang bangga dengan celana polkadot na
thanks udah mau diajak share cost -jangan kapok-. udah ga penasaran lagi ma leuwi hejo. lanjut ke destinasi lain aja mumpung masih belum habis jam sewa mobil na :D
-***-
related posts: 
previous: curug barong
curug barong
"i don't ever wanna feel like i did that day
 but take me to the place i love, take me all the way
 i don't ever wanna feel like i did that day
 but take me to the place i love, take me all the way"

#under the bridge-red hot chili peppers

sometimes i feel like i don't have a partner, sometimes i feel like my only friend. perasaan ini muncul saat seorang teman posting tentang leuwi hejo dan ternyata ga ada angkot ke sana. harus jalan dengan rombongan, ikut open trip, sewa mobil atau pake kendaraan pribadi. inti na kalo kau ga punya kendaraan pribadi, pengguna angkutan umum sejati, kebiasaan jalan sendiri n ga mo ikut open trip maka kau ga akan bisa sampai ke lokasi ini dengan mudah.

berhasil ngebujuk teman plus temen na teman biar bisa sharing cost sewa mobil. sampai akhir na dapet total 6 orang -termasuk rhe- untuk one day trip selama jam sewa mobil :D. orang-orang yang berhasil terbujuk kali ini adalah mba' endah, ima -teman lama yg ga pernah ketemu lagi-, delima -teman mba' endah-, semi aka ipin n irfan -temen ipin-. ngebujuk dan cari mobil ternyata butuh waktu seminggu -effort paling banyak dari mba' endah-. jadi klo orang jawa bilang ga bisa sak dek sak nyet, mau na jalan saat itu juga tertunda 1 minggu demi share cost -daripada bayar mahal-. ya udah, menekan ego yang biasa jalan sendiri. menyesuaikan jadwal dengan orang lain dan rental mobil. ga mo rugi, kami merencanakan mengunjungi ga hanya 1 tempat.
selamat datang
how to get there:
- dengan mobil sewaan (400 rb mobil doang, belum termasuk bensin, tips, uang makan supir, uang tol dll) jalan dari jakarta-sentul ke arah jungle land
- perempatan sebelum masuk jungle land belok ke kanan, jalan na agak menanjak
- ikuti jalan, klo ketemu pertigaan -dijaga 2 orang berbaju hansip yang minta pungutan setiap kita melintas- ambil jalan yang ke kiri. better langsung ambil kiri aja, jangan tanya ke orang berbaju hansip ini. begitu nanya langsung disuruh bayar biaya masuk kawasan wisata. padahal lokasi ini masih sangat jauh dari tempat wisata yang kita tuju dan nanti di tempat wisata na masih ada biaya masuk lagi.

dari pertigaan ini sampai ke jembatan kuning -nama berdasarkan visual rhe- pemandangan na hanyalah perkampungan biasa. setelah jembatan kuning juga ada pungutan lagi tapi tukang pungut na hilang setelah azar. seperti na mereka cuma beroperasi di pagi sampai siang hari. 

menarik na ternyata rute ini sudah lama tenar di komunitas sepeda. saat kami lewat, banyak yang ngegowes padahal jalan na naik turun lumayan tinggi. setelah jembatan kuning pemandangan lebih memanjakan -langsung buka jendela, ngulurin tangan menikmati angin sepoi sepoi-. kanan kiri jalan adalah sawah terasering. rasa na pengen terjun bebas gelundungan di bawah. 
pilih destinasimu
semakin ke arah curuh jalanan semakin jelek, bebatuan belum diaspal atau dihaluskan. jika masih berada di jalanan halus dan bertemu curug, jangan girang dulu, karena itu bukanlah curug barong. sepanjang rute ke curug barong memang banyak curug-curug lain. mungkin karena memang merupakan daerah aliran air yang ada. curug barong dan leuwi hejo memasang spanduk nama na. jangan khawatir salah curug. pindah aja klo nama na ga sesuai. 

kalo bawa mobil bisa diparkir di depan jalan masuk yang ada spanduk na atau di depan masjid. kalo bawa motor masuk ke dalam nanti tersedia parkiran motor. kebanyakan pengunjung parkir di sini walau untuk motor yang kondisi na bagus masih bisa masuk lagi. tracking dari parkiran ga terlalu lama sampai ke titik retribusi resmi -bayar 10 ribu untuk masuk ke curug barong dan leuwi hejo-. jalan na sudah dipermudah dengan batu yang disusun -bukti na masih bisa dilalui beberapa motor yang parkir di dalam-. 
atas dulu atau bawah dulu?
awal na pengen ke leuwi hejo -di bawah- baru ke curug barong -di atas- dengan pertimbangan pemandangan yang di atas lebih bagus dari yang di bawah. mau na yang jelek dulu baru yang bagus, biar ga nyesel gitu. tapi petugas jaga nyaranin ke atas dulu baru ke bawah supaya tenaga na ga abis pas mau tracking naik. alasan na masuk akal juga, jadi akhir na kami naik dulu ke curug barong.
track ke curug barong
tracking ke atas ternyata ga segampang dari parkiran tadi mengingat jalan na masih tanah liat. kalo dilalui saat musim hujan, licin. jalan pelan-pelan dengan alasan menikmati pemandangan >.<. dari track ke curug na aja udah bisa menikmati pemandangan sungai di bawah yang seperti na berair coklat, ga bening. moga curug barong air na jernih ya.

sekitar 10 menit dari pos retribusi akhir na kami sampai juga di curug barong. hurai, suasana na bener-bener menyejukkan. hamparan bukit yang hijau di belakang seakan menambah kuat kesan air curug yang biru. ntah kami masih terlalu pagi atau orang-orang berpikiran sama seperti rhe -turun dulu baru naik-, yang jelas saat kami datang curug ini sepi pengunjung. kosong sekosong-kosong na seakan curug ini ada hanya untuk kami :D
sesaat sebelum hujan
pertama kali liat langsung pengen nyemplung di air na yang biru membentuk kolam. curug bagian atas lebih tinggi dibanding yang ke arah kolam. tapi pusaran air curug di bagian bawah terasa lebih kuat mungkin karena kubangan na lebih dalam. ipin yang bisa berenang aja waswas nyebur di sini, gimana rhe yang ga bisa renang -ops-. sekitaran curug terdiri dari bebatuan. awas jangan sampai kepleset n terantuk batu.

sayang belum sempet eksplor semua spot, hujan mulai datang. better bawa kamera under water biar bisa puas mengeksplor semua tempat n ga khawatir dengan air -hujan maupun dari curug-. inti na kami basah pertama bukan karena air curug tapi karena kehujanan. ga ada tempat berteduh di lokasi ini karena memang diperingatkan untuk segera turun kalo hujan. tapi kami tetap bertahan, bukan karena males turun tapi masa baru nyampe udah harus turun lagi -ga rela-.
setelah hujan turun
untung hujan cuma bentar jadi kami masih bisa menikmati curug ini sampai pengunjung lain mulai berdatangan. selain karena mulai ramai, curug sehabis hujan menyisakan batu-batu basah yang lebih susah untuk dipijak. debit air pun juga semakin deras. ditambah lagi lumpur dari atas seperti na terbawa aliran air yang menjadikan air curug ga lagi biru. bosan dengan pemandangan yang ga sebagus awal na tadi akhir na kami pun melanjutkan ke destinasi selanjut na, leuwi hejo.
-***-
related posts: 
previous: -
tavel doesn't become adventure until you leave yourself behind #martin rubin

maha vihara maitreya
travel date: 27 oktober 2013

"for you i'd wait 'til kingdom come
 until my day, my day is done
 and say you'll come and set me free
 just say you'll wait, you'll wait for me"

#'til kingdom come-coldplay

let me in, unlock the door. dan ternyata pintu terbuka luas di maha vihara maitreya. walaupun merupakan maha vihara yang berdiri megah, tempat ini bukan tempat yang sombong dan terbuka bagi siapa saja yang ingin datang ke sana dengan niat baik serta tidak mengganggu.

how to get there:
- lokasi: kompleks perumahan cemara asri, jalan boulevard utara, medan
- dari kuil shri mariamman naik bentor (22 rb) sampai perumahan cemara asri. nego langsung untuk minta antar ke depan vihara na, cz klo ga penarik bentor akan menurunkan di depan kompleks perumahan dan perlu jalan masuk yang lumayan jauh melalui deretan ruko.

vihara yang terletak kompleks perumahan ini menempati lahan seluas 4,5 hektar dan bersebelahan dengan kolam burung. dibangun pada tahun 1991 dengan nama maitreya yang diambil dari buddha maitreya yang mengajarkan cinta kasih semesta.
tiruan patung maitreya
maitreya sebenar na lebih tepat disebut sebagai bodhisatwa atau calon buddha daripada buddha. ia akan lahir sebagai manusia yang kemudian mencapai pencerahan saat sudah tidak ada lagi dharma dari buddha gautama. sementara penjaga pilar ajaran dharma gautama masih eksis di dunia -seperti candi borobudur- maitreya tidak akan menjadi buddha karena bumi tidak mampu menahan kekuatan dari 2 buddha. saat ini maitreya dipercaya sedang berdiam di surga tusita menunggu matang na kondisi pendukung untuk hadir di alam manusia yang saat ini belum terpenuhi.
bangunan tiga lantai
ajaran kesederhanaan maitreya dapat dilihat dari interior di dalam vihara yang tenang untuk berdoa, walaupun bangunan na tidak bisa dibilang sederhana sepenuh na, tapi nyaman. bangunan na sendiri terdiri dari 3 gedung utama. gedung pertama adalah baktisala umum yang digunakan sebagai tempat pemujaan sakyamuni, avalokitesvara dan satyalama. gedung ini ada di tengah bangunan dari arah pintu masuk.
altar doa
gedung kedua adalah area baktisala maitreya yang di dalam na terdapat baktisala patriat suci. gedung ini dilengkapi dengan aula serba guna yang biasa na dimanfaatkan untuk aula resepsi atau acara lain. sedangkan gedung ketiga adalah balai pertemuan. setiap gedung dilengkapi dengan wisma. khusus wisma gedung pertama dilengkapi dengan kantor, ruang rapat, studio rekaman dan dapur umum. ruangan yang ada di sini rata-rata ber-ac dan ada fasilitas ekskalator untuk berpindah dari tiap lantai na. 

bareng emak yuni, angel on my trip
begitu masuk ke sebelah kiri bangunan utama, kita akan disambut dengan deretan patung china, kolam koi dengan patung kwan im dan jembatan kecil. patung dewi kwan im di sini ntah mengapa berkesan lebih garang dibanding dengan patung yang berada di vihara avalokitesvara. memang dewi ini memiliki banyak rupa, tapi rhe tetep paling suka ekspresi yang ada di vihara avalokitesvara, menenangkan.
patung kwan im
berlanjut ke sebelah kanan bangunan utama terdapat taman bermain anak. dari sini kita bisa melihat dinding ruang doa utama yang dihiasi dengan keramik berlukiskan tembok besar china. lokasi ini cukup menarik dijadikan photo booth oleh pengunjung baik yang berziarah maupun wisatawan seperti rhe. 

lanjut ke bangunan paling kanan terdapat tiruan patung maitreya dan patung bodhisatwa lain. di bangunan ini juga terdapat restoran yang sayang na ga buka pas rhe ke sana. penasaran dengan menu yang dijual karena kehidupan maitreya adalah kehidupan vegetarian. apakah menu na juga menu vegetarian? hidup vegetarian sendiri adalah memancarkan cinta kasih dalam diri kita dan menghormati setiap benih-benih kehidupan di dunia ini.
photo booth
di luar bangunan terdapat 'teko ajaib'. julukan ini muncul dari pengunjung karena penampakan teko yang 'seakan' terbang. di seberang na terdapat kolam burung yang dihuni berbagai macam burung. awal na kolam ini adalah genangan biasa saat masih berupa lahan kosong siap bangun. tapi karena banyak na burung yang tinggal sehingga membentuk ekosistem sendiri, pihak pengelola akhir na membiarkan kolam ini dan sekarang menjadi kolam burung. bahkan di kolam ini juga sering diadakan kontes pemotretan burung. sampai suatu saat kontes tersebut dianggap merusak ekosistem yang ada dan dilarang diadakan lagi.

cukup untuk jalan-jalan na. pengen nyoba makanan vegetarian na -klo ada-, tapi ga kesampaian. suatu tanda untuk berkunjung ke sini lagi jika ada kesempatan :D
-***-
related posts: 
gerbang dengan gopuram
travel date: 27 oktober 2013

"whenever, wherever
 we're meant to be together
 i'll be there and you'll be near
 and that's the deal my dear"

#whenever, wherever-shakira

lucky me saat mengunjungi suatu tempat dapat bonus suguhan dan pengalaman di luar rencana. ga hanya kunjungan untuk menikmati bangunan dan sejarah tapi juga apa yang berlangsung di dalam na. tuhan itu baik, tuhan itu yang punya rencana dan rencana na selalu indah. kuil shri mariamman bukti na.

how to get there:
- lokasi: jalan kangkung 75, sumatera utara
- dari depan istana maimoon naik angkot 63
- turun seberang kuil, tinggal jalan kaki nyeberang

ternyata di sini diberlakukan jam kunjungan. walau ga tau tentang ketentuan ini, untung na pas sampai kuil ini bisa dimasuki. kuil shri mariamman terletak di kawasan madras yang sebelum na dikenal dengan kampung keling. sebutan awal sebagai kampung keling karena kawasan ini dihuni oleh suku india tamil yang berkulit hitam. walau sudah berganti nama, namun warga medan masih familiar dengan sebutan kampung keling.

kuil yang dibangun tahun 1884 diresmikan penggunaan na untuk umat hindu dharma tahun 1991. dibangun oleh gurdhuara sahib, seorang pemuda tamil dengan donasi dari rangga sami naiher. nama shri mariamman berasal dari dewi mariamman -sang dewi penyembuh- yang mampu menghilangkan wabah penyakit. kata maari sendiri bearti hujan dan amman bearti ibu. dewi ini disembah oleh masyarakat tamil untuk mendatangkan hujan saat kemarau berkepanjangan. dewi mariamman merupakan dewa utama masyarakat hindu selatan dan dipuja di sebagian besar pedesaan di tamil nadu, karnataka dan andhra pradesh. tidak heran ketika suku india tamil di medan membangun kuil untuk na. 
pintu dengan arca dan relief
terdapat gopuram di atas gerbang yang merupakan ornamen pintu masuk ke kawasan kuil yang dikelilingi dinding. ornamen ini banyak dijumpai di india selatan dan semula berasal dari kerajaan tamil pada masa dinasti pallava. gopuram diapit oleh sepasang gajah yang merupakan hewan suci dan dikeramatkan oleh umat hindu. untuk masuk ke bangunan utama, kita akan menemui arca wanita penjaga pintu bertangan 4 yang memegang trisula, gada, pasa dan satu tangan dengan sikap memberi peringatan.

selain kedua arca penjaga pintu juga terdapat arca warna warni lain di sekitaran kuil yang menggambarkan kisah dewa dewi. semarak warna ini juga digunakan pada lukisan yang menghiasi dinding dan langit-langit kuil. pola lukisan mayoritas adalah motif bunga dan teratai. keberadaan warna warni ini seakan menyeimbangi nuansa kuil yang didominasi oleh warna abu-abu.
warna warni bagian dalam kuil
di bagian depan kuil terdapat 3 bilik yang menjadi fokus tempat sembahyang. bilik bagian tengah berisi patung dewi mariamman yang merupakan perwujudan durga dalam bentuk kali. kali merupakan dewi yang dikaitkan dengan kegelapan, kematian dan kehancuran sekaligus pembaruan, pembersihan serta ibu. dalam bahasa sansekerta, kali berasal dari kata kaal yang bearti waktu. sedangkan dalam bahasa hindi kali bearti 'yang hitam' dan dewi kali digambarkan berkulit hitam atau biru. 

dalam pengertian etimologi, dewi kali dianggap sebagai ibu dari waktu. tidak ada seorang pun yang bisa luput dari waktu dalam hal ini kematian. kematian yang dimaksud adalah kematian ego yang digambarkan oleh tubuh yang merupakan ilusi ego. orang yang melekat dengan ego tidak dapat menerima gagasan kali sehingga kali muncul dalam bentuk kemurkaan. sedangkan untuk orang yang terlibat secara spiritual untuk menghilangkan ilusi ego akan menemukan kali sebagai dewi yang manis, penyayang dan penuh cinta. doa kepada kali sebenar na adalah perlambang pelepasan manusia dari ego na selain untuk mencari perlindungan dari sang ibu.
bilik pemujaan
bilik sebelah kanan merupakan altar untuk shri murugan, dewa perang dan pelindung bumi tamil. dewa murugan digambarkan berparas muda dan mengendarai burung merak serta bersenjatakan tombak. senjata ini menggambarkan kemampuan na untuk melawan penyakit, sedangkan paruh merak menggambarkan sang dewa yang mampu menghancurkan ego. dewa murugan memiliki hubungan dekat dengan ganesha yang berada di sebelah kiri bilik dewi mariamman. ganesha dipuja sebagai dewa kebikasanaan, kemakmuran dan keberuntungan.

seperti yang rhe infoin di awal, selain pengunjung yang sembahyang, rhe juga mendapat kesempatan untuk melihat perayaan lain. bukan perayaan keagamaan namun prosesi pernikahan. beruntung bisa melihat langsung acara pemberkatan yang dilakukan pemuka agama untuk calon pasangan india sampai akhir na mereka sah menjadi suami istri.
prosesi pernikahan hindu
prosesi ini dihadiri oleh keluarga mempelai dengan menggunakan baju daerah mereka. para perempuan menggunakan sari warna warni sedangkan pria na menggunakan baju longgar. sementara pemberkatan dilakukan, asap dupa senantiasa berhembus di ruangan. 

sempat terjadi hal yang tidak menyenangkan saat kami menyaksikan prosesi ini. saat rhe ngobrol dengan kaka' perempuan mempelai -yang ternyata berdomisili di jakarta utara-tentang prosesi pernikahan dan kuil hindu ini sendiri, ibu mempelai mengusir kami karena dianggap meliput prosesi tanpa ijin -memang na tampang kami seperti wartawan ya? mungkin karena emak yuni membawa kamera slr-. 
pose yang dikira sedang liputan
sebel memang dengan sikap dan kata-kata si ibu. tapi mungkin keberadaan kami memang mengganggu ketenangan prosesi -padahal udah berdiri jauh jauh-, atau mungkin kami salah kostum untuk perayaan ini sehingga mengganggu pemandangan :D. dengan perasaan sedikit dongkol pelan-pelan rhe mundur dari kerumunan keluarga dan orang-orang yang hadir sampai si kaka' merayu sang ibu dan mengijinkan rhe untuk tetap berada di sana selama prosesi dalam jarak yang wajar.
selamat menempuh hidup baru
senang akhir na bisa mengikuti perayaan ini sampai akhir acara. bahkanbapak pemuka agama pun sempat mengundang kami untuk datang ke resepsi pernikahan yang diadakan di belakang kuil. trauma dengan usiran sang ibu, rhe menolak na secara halus walau tetap diminta hadir pada pesta tersebut sebagai tamu dari sang pemuka agama. sungguh indah kalo kehidupan beragama bisa seakur ini. mereka para pemuka yang selalu terbuka untuk menerima pemeluk agama lain datang dan bergembira bersama mereka. anyway, selamat buat pasangan pengantin baru. langgeng selalu :)
mendung menggantung di atas graha maria annai velangkanni
travel date: 27 oktober 2013

"when you want it the most there's no easy way out
  when you're ready to go and your heart's left in doubt
  don't give up on your faith
  love comes to those who believe it
"


#that's the way it is-celine dion

jangan menyerah dengan apa yang menjadi keinginanmu. ketika kau menginginkan na sungguh-sungguh maka semesta akan membantumu. semacam quote yang rhe rasakan sendiri ketika ingin mengunjungi tempat ini. saat berhasil mengunjungi tempat religi keyakinan lain, masa' keyakinan sendiri justru gagal karena waktu yang kurang. walo cuma singkat, walo perlu kebut-kebutan di jalan, walo harus kehujanan, walo harus banyak doa saat perjalanan balik supaya ga ketinggalan pesawat, graha maria annai velangkanni menjadi closing yang tak terlupakan.

how to get there:
- lokasi: taman sakura indah, jalan sakura iii no 7-10, tanjung selamat, medan
- nyalakan gps trus naik motor sesuai rute
- opsi lain, ajak orang yang tau lokasi na trus minta anter. dan inilah yang rhe lakukan :D -ga ngebantu ya-

suasana mendung mengiringi perjalanan ke sini. dan begitu sampai lokasi di hari minggu yang untung na belum merupakan jam perayaan ekaristi sehingga kompleks graha maria annai velangkanni -yang merupakan sebuah gereja- belum dipadati oleh jemaat. memasuki gerbang gereja, suasana yang rhe rasakan mirip dengan kunjungan ke wat rong khun, mendung yang menggantung menambah nuansa magis.

graha maria annai velangkanni dibangun pada tahun 2001 dengan gagasan dari pastor james barathaputra, sj yang berasal dari india. annai bearti bunda dan velangkanni merupakan desa di tamil nadu, india. menurut kepercayaan umat katolik india, bunda maria pada abad ke-17 menampakan diri kepada beberapa anak di vailankanni/velangkanni. saat ini vailankanni dikenal sebagai lourdes di timur. dari sanalah sebutan maria annai velangkanni ini berasal. tak heran jika di dalam gereja ini terdapat patung bunda maria yang menggendong anak.
patung maria annai velangkanni
gereja dengan arsitektur indo-moghul ini didedikasikan untuk maria bunda penyembuh, our lady of good health, annai velangkanni. di sini kita bisa menemukan sebuah sumur yang dipercaya dapat menyembukan penyakit. mata air sumur ini muncul beberapa saat setelah gereja diresmikan, tepat di bawah patung bunda maria yang berada di kapel. untuk mengambil air sumur ini, pihak gereja sudah menyiapkan botol plastik 500 ml. pengunjung bisa mengambil na dengan memberikan donasi sebagai pengganti botol. untuk mengantipasi antusias pengunjung, pengunjung dibatasi untuk mengambil air 1 botol per orang.

tidak seperti bangunan gereja pada umum na, gereja ini memiliki bentuk seperti candi dengan 2 tingkat. tingkat pertama digunakan sebagai aula sedangkan tingkat kedua na sebagai tempat ibadah. di atas bangunan na terdapat menara 7 tingkat dengan 3 kubah yang menggambarkan tahta tritunggal maha kudus. bagian dalam gereja dihiasi bermacam relief, ornamen dan lukisan. di belakang altar terdapat 3 lukisan dari perjamuan terakhir, wafat sampai kebangkitan yesus. sedangkan di kanan kiri altar terdapat patung yesus dan maria. pada langit-langit gereja terdapat berbagai lukisan lain na.
bagian dalam gereja
hiasan menarik lain na adalah warna warni yang memperindah gereja ini. tidak hanya sebagai hiasan ternyata warna-warna di sini juga memiliki arti. seperti pelangi dalam cerita nuh, tanda perjanjian tuhan yang tidak akan menghancurkan dunia lagi dengan air bah. semacam rencana besar keselamatan tuhan bagi manusia yang dituangkan dalam 7 warna di gereja ini yaitu hitam, abu-abu, putih, merah, hijau, bitu dan kuning emas.

dalam panduan yang disediakan di gereja warna-warna tersebut memiliki arti masing-masing. hitam, sosok manusia dalam kegelapan dan dosa terlungkup sujud di hadapan allah. abu-abu sebagai simbol pertobatan dan menjadi salah satu warna dominan di lokasi ini. putih, permohonan orang berdosa untuk bisa menjadi murni dan suci dengan syarat harus bertobat dan percaya akan alah. merah, warna untuk pengorbanan diri manusia untuk tetap menjadi kudus setelah pertobatan na. hijau, warna ilahi setelah manusia kehilangan hidup na melalui pengorbanan akan allah dan orang lain. biru, surga yang menjadi hak orang yang telah memiliki hidup ilahi di dalam diri na. dan kuning emas yang melambangkan kemulian tuhan yang kekal.
masih dalam level pertobatan
ntah sekedar kunjungan, mencari pertobatan, meminta kesembuhan atau melihat pelangi, mendatangi gereja ini punya arti tersendiri di akhir traveling ke medan. sempatkan diri memanjatkan sebuah doa, terwujud atau tidak itu semua rencana tuhan. apakah kita bersungguh-sungguh meminta na, tuhan tau. tinggal menunggu pelangi setelah mendung yang menggantung -walo akhir na yang didapat adalah hujan deras sampai basah selama perjalanan ke bandara-. thanks god untuk pengalaman na. selamat mencari pelangi :)
-***-
related posts: 
previous: maha vihara maitreya
NewerStories OlderStories Home