nunobiki waterfall dari ketinggian

travel date: 22 may 2014

"i think it just may be perfect
 you're the person of my dreams
 i never ever ever ever been this happy
 but now something has changed"

#the truth about love-pink

kau tidak akan menemukan gunung dengan definisi yang benar di jepang -mayoritas adalah bukit-. tapi sebuah puncak tetaplah menjadi incaran seberapa pun ketinggiannya. dan selalu ada cerita baru dalam perjalanan ke sana. selain jalur ke puncak nunobiki, lintasan ini juga memiliki jalur wisata dengan adanya 4 air terjun sampai ke  reservoir. iya, 4 air terjun dalam sekali kunjungan yang merupakan bagian dari nunobiki waterfall.    
 
metaki waterfall
air terjun pertama adalah metaki waterfall yang tetap indah walaupun debit air tidak terlalu banyak. bulan mei, tengah musim semi memang tidak terlalu banyak air. tidak juga dibingkai dedaunan jingga kemerahan khas musim semi. tapi frame ini indah dengan warna alam yang familiar di mataku, hijau. sebuah warna yang selalu membawakan kesegaran namun kontras dengan suasana melankolis yang ada di sekitar air terjun. kawat yang berkarat, bangunan berlumut yang tidak tahu apa fungsinya dan arus air yang tenang, seakan waktu terhenti di lokasi itu.
mencari tanda-tanda tsutsumigataki waterfall
melanjutkan perjalanan ke air terjun kedua yang ternyata tidak sebesar dan semudah menemukan air terjun pertama. tidak disebabkan oleh jalurnya tetapi karena lokasinya yang tidak berdekatan dengan jalur pengunjung dan tertutup semak sehingga susah terlihat. padahal di atas air terjun ini terdapat kolam yang cukup dalam yang pastinya akan menghasilkan riak di air terjun. menurut info, ketinggian tsutsumigataki waterfall mencapai 8 meter. tapi ntah mengapa tetap saja susah untuk menemukannya. bahkan sampai aku mencapai air terjun terakhir, tetap saja tsutsumigataki waterfall tidak kulihat. iseng mencari wujudnya, kutemukan gambar di bawah. cukup tinggi untuk sesuatu yang tersembunyi.
post card tsutsumigataki waterfall tempo dulu
mengakhir rasa penasaran akan tsutsumigataki akhirnya aku melanjutkan perjalanan ke destinasi selanjutnya yang merupakan gabungan 2 air terjun. sebagai destinasi utama dari nunobiki waterfall, wajar jika kedua air terjun ini sudah tampak dari kejauhan. baik dari atas maupun dari jalur pendakian, gabungan meoto dan ontaki waterfall sangat mudah ditemukan. nuansa melankolis yang muncul sejak di metaki waterfall hilang berganti dengan syahdu.
kuil di tengah nunobiki
suasana ini muncul dari air terjun dengan ketinggian 43 m -ontaki- dan 6.6 m -mentaki-. selain dari ketinggian gabungan kedua air terjun ini, nuansa yang timbul juga disebabkan oleh keheningan orang yang berdoa di kuil sebelah air terjun. kuil ini kecil dengan deretan kursi doa yang juga digunakan pengunjung untuk menikmati pemandangan air terjun.
meoto dan ontaki waterfall
kedua air terjun ini sering disebut sebagai air terjun pria dan wanita. ontaki waterfall yang berada di atas disebut air terjun pria. sedangkan meoto waterfall yang berada di bawahnya disebut air terjun wanita dengan arus yang lebih ramping dan elegant. menenangkan menghabiskan waktu duduk memandang air terjun pria -air terjun wanita tidak terlihat kecuali menjulurkan kepala- dari jembatan. satu gangguan yang tidak menyenangkan adalah banyaknya ulat bulu yang menempel di jembatan, batu maupun kursi yang ada, berhati-hatilah.
-***-
related posts:
full itinerary of this trip 
- previous:
- next:
ciwi-ciwi food lovers goes to PIK
location: jl. pantai indah kapuk, kamal muara, penjaringan

"keep you friends close and your snack closer"

akhirnya ciwi-ciwi food lovers -CFL- mengadakan kencan pertama di pantai indah kapuk -PIK-. daerah yang terkenal dengan kuliner non halal ini mebuat anggota CFL dari bekasi pun rela menempuh perjalanan pagi sejauh itu. tujuan pertama adalah fresh market PIK. jangan salah dengan pasar PIK ya karena kedua tempat ini berbeda. jika pasar PIK merupakan pasar basah maka fresh market PIK berbeda jauh dari gambaran itu. penandanya adalah vihara tzu chi, fresh market trletak tidak jauh dari vihara ini.

kudapan pertama dimulai dengan cakwe, siomai babi dan bagoja -baso goreng gajah, yang ada gambar gajahnya-. rasanya sama dengan cakwe dan siomay pada umumnya, tapi setidaknya menenangkan perut di pagi hari sebelum ke menu yang sebenarnya. setelah kudapan tersebut barulah mulai dengan menu berat yang sebenarnya.
bihun bebek ayang, bagoja, nasi kari si chuan
dimulai dari nasi kari si chuan -26 k-. ini bukan kari india tetapi karinya 'shinchan' yang ringan manis sedikit asin dan tidak pedas. bisa dimakan oleh anak-anak selama tidak terkena sambal. nasi polos disiram kuah kari dengan topping irisan jeroan dan daging babi serta telur rebus. walaupun lebih banyak jeroan daripada dagingnya, tapi setimpal dengan harga yang dipasang, tidak terlalu berat untuk sarapan. menu selanjutnya bihun bebek ayang -36 k- yang mengingatkanku dengan pho. bihunnya kenyal, bebeknya tebal, sayurannya segar dan yang paling penting kuah kaldunya kental. menu ini disajikan cepat setelah kita memesannya. rasa dan pelayanan yang memuaskan -pengen nambah-.
mie dan kwetiau lamlo
puas dengan makanan yang ada di lantai 2, kami mulai berpindah ke bakmi lamlo yang membuka kedainya di lantai 1. menu dasar yang ditawarkan adalah mie dan kwetiaw. pengunjung bisa memilih biasa, spesial atau campur. kami mencoba mie dan kwetiaw campur dengan harga masing-masing 52k -mahal ya-. rasanya tidak terlalu berbeda dengan bakmie umumnya. istimewanya bakmi lamlo dibanding yang lain adalah toppingnya: telur baso, pangsit udang dan telur bebek -mantap-. harga memang tidak pernah bohong.
latteria gelato & dessert bar
"life is short, eat dessert first"

selesai berkeliling dan puas makan -untuk beberapa orang- saatnya mencari hidangan penutup. mengikuti usul siendy yang jauh-jauh datang dari bekasi, gelato menjadi pilihan nongkrong untuk mendinginkan badan di tengah cuaca PIK siang hari. latteria gelato & dessert bar. koleksi gelatonya cukup banyak dari rasa standard sampai fusion. harga dipatok berdasarkan ukuran cup: small, medium dan large. cup small cukup untuk memuaskan sebagai hidangan penutup. tetapi jika kau penyuka makanan manis, bisa lho up grade ke ukuran yang lebih besar.

aku sendiri belum terlalu puas di akhir kuliner pertama ini. setelah yang lain pulang aku melanjutkan hidangan penutup lain untuk mengakhiri acara kuliner PIK kali ini. thanks CFL untuk menu dan daerah kuliner baru, next kita kemana? -elus elus perut- 
 -***-
.:warning: tulisan ini banyak content foto narsis. leave segera jika ga tahan ;):.
halong yang berkabut
travel date: 24 maret 2015

"can't swim so i took a boat
 to an island so remote
 only johnny depp has ever been to it before
 stayed there 'till the air was clear"

#mermaid-train

lagu ini langsung mengalun di kepala dalam perjalanan menuju tempat ini, halong bay. bukan perjalanan singkat, tapi tetap saja tidak bosan-bosan kudendangkan. rasanya ingin langsung nyebur ke air dan bertemu si puteri duyung -padahal berenang aja ga bisa-.

kami membeli paket tour untuk one day trip ke halong bay yang melalui penginapan. ada 3 jenis paket yang ditawarkan yaitu standard, superior dan deluxe. berdasarkan paket tour yang kami pilih sebelumnya, tidak masalah menggunakan standard tour, maka kami pun kembali memilih paket ini. perbedaannya pada jenis kendaraan menuju lokasi serta makan siang yang disediakan. standard tour biasa menggunakan bus. namun mungkin karena bukan peak season, maka kami dijemput menggunakan elf yang merupakan fasilitas paket deluxe.
halong yang kering dan dermaga berkabut
perjalanan ke halong membutuhkan waktu sekitar 3 jam dengan setengah jam istirahat di semacam toko oleh-oleh. barang yang ditawarkan di sini relatif lebih mahal dibanding hanoi tapi kamar mandinya lebih bersih dari tempat istirahat ke hoa lu. sepertinya apapun paket tour yang kau pilih akan diberhentikan di sini karena banyak jenis kendaraan dari mulai bus sampai elf yang terparkir. semacam pos pemeriksaan atau memang kerja sama penyedia layanan wisata dengan pengelola toko. maklum, lokasi toko ini jauh di perbatasan.

waktu berlalu dengan perpindahan kami ke daerah pinggiran. pergantian dari suasana hanoi ke halong seakan melewati daerah perbatasan yang kering dan suram. bahkan ketika kami sampai di dermaga pun, debu tebal menyambut kami begitu keluar dari elf. kabut tebal mengantung -apa yang dapat dilihat?!?- menutup pemandangan laut dari dermaga, sempat membuat semangat kami menurun. pasangan suami istri dari amerika bahkan berulang kali bertanya ke guide apakah kami bisa melihat halong bay, tidak hanya melihat kabut yang menutupinya. menurut si pemandu, pemandangan ini adalah pemandangan wajar di halong. katanya kabut tersebut hanyalah kabut dermaga yang akan hilang ketika kita memasuki kawasan karst. ok, percaya saja. semoga memang seperti yang dia katakan, aku sudah membayar mahal -tarif tournya dollar lho-, aku ga mau itu sia-sia.
suasana perahu dan santap siang di atasnya
tour dimulai sedikit lewat dari jam makan siang. begitu naik ke perahu, peserta langsung dihidangkan santap siang yang termasuk dalam paket tetapi tidak termasuk air minum. jika kau tidak ingin membayar mahal, sebaiknya sediakan air minum sendiri. menu standar yang ada di hadapan kami adalah nasi, lauk dan sayuran. menu ini sama di setiap meja dengan kapasitas 6 orang. terbayang lewat jam makan siang, berbagi dengan 6 orang, bayangkan sebrutal apa kecepatan makan kami. apalagi menu ini tidak boleh refill kecuali nasi -langsung diam, fokus dengan makanan dulu-.

kami mulai merasa rileks setelah selesai makan siang. peserta mau tidak mau harus naik ke dek perahu untuk mendengarkan penjelasan pemandu tentang bebatuan di sini. kebanyakan nama bebatuan diambil dari kemiripan bentuk seperti little chicken dan semacamnya. interaksi dimulai di sini sebelum masing-masing sibuk mengabadikan diri berkunjung di salah satu wisata alam yang termasuk dalam unesco world heritage.
saatnya narsis di halong
laut luas dengan batuan karst yang menjulang memberikan pemandangan alam atas laut yang mempesona. perahu kami berjalan perlahan sehingga peserta bisa menikmati dengan maksimal pemandangan yang ada. melewati laut hijau, menjelajah di antara bebatuan karst, menenangkan diri semakin jauh dari pelabuhan. 

yang ajaib dari bebatuan ini adalah kemampuannya sebagai tempat kehidupan, baik di bawah, di atas maupun di tengahnya. jangan bingung dengan yang terakhir. maksud dari kehidupan di tengah bebatuan adalah mereka yang tinggal di sini sebagai nelayan. sebelum tsunami menimpa halong beberapa tahun lalu, tempat ini menjadi perkampungan nelayan yang warganya hidup di dan dari laut. mereka belum pernah tinggal di daratan sampai tsunami datang dan menghancurkan tempat tinggal mereka.
tebing karst dan air yang tidak sehijau foto
saat ini perkampungan nelayan sudah tidak ada lagi. tetapi pengungsi yang sudah direlokasi ini diberi kesempatan oleh pemerintah untuk tetap mencari nafkah di laut dengan menjadi pengayuh sampan. mantan-mantan penghuni kampung nelayan bisa kita temui saat perahu bersandar di sebuah dermaga dekat dengan gua-gua karst. 

fasilitas kanoing tersedia bagi mereka yang sudah memesan melalui tour. bagi yang tidak, dapat menunggu di perahu, di dermaga atau mencoba sampan yang dikayuh oleh mantan penghuni kampung nelayan. tarif menaiki sampan dengan kapasitas 4 orang ini 50ribu dong/orang. tidak mau melewatkan kesempatan, maka kami pun mencobanya.
kanoing susur celah karst
ternyata tidak seperti yang kami harapkan. selain karena jaraknya yang dekat, pemandangan gua yang ada di sini tidak sesuai dengan ekspektasi kami. tidak hanya itu, jika dilihat dari jarak dekat, ternyata air di sini kotor -walau warnanya tetap hijau-. ada demacam lapisan minyak yang mengambang di permulaan air, semcam limbah yang mungkin berasal dari perahu-perahu kami. dengan kondisi air demikian aku tidak tahu apakah aman untuk berenang di sini. sayang warisan dunia tidak dijaga dengan baik walau telah masuk  perlindungan unesco.

satu percakapan terakhir saat seorang kakek dari australia bertanya dari mana asalku. dia kaget ketika tahu aku dari indonesia dan langsung berkata "you have much better place at your country. raja ampat, papua. i really love that place. you should go there, not here!"

ok oppa, bukannya kami tidak mengakui negeri kami indah, tapi ongkos ke sana lebih mahal dibanding ongkos ke halong. setidaknya kami melihat yang kurang dulu dan merasa puas kemudian daripada oppa melihat yang bagus dulu dan sekarang menyesal :p
-***-
related posts: 
previous: 
- next:
NewerStories OlderStories Home